350 Kg Mie Berformalin Diamankan Polres Pekalongan Kota

0
86
Foto : Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Andrian Suez yang sedang memberikan keterangan pers dan menunjukkan barang bukti di halaman Mapolres Pekalongan Kota, Sabtu (14/12/2019). (Timbang Safeii).

PEKALONGAN, BM – Satuan Reskrim Polres Pekalongan Kota berhasil mengungkap praktik ilegal produksi mie berformalin yang sangat membahayakan bagi kesehatan tubuh manusia.

Ironisnya, mie bercampur formalin ini beredar di sejumlah pasar tradisional di Jawa Tengah yang meliputi wilayah kota dan Kabupaten Pekalongan, Pemalang dan Batang sejak tahun 2012.
 

Kapolres Pekalongan kota AKBP Egy Andrian Suez mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal ketika tim satgas pangan dari Polres Pekalongan Kota melakukan sidak di beberapa pasar, petugas menemukan sejumlah mie yang diduga kuat menggunakan zat berbahaya.

“Setelah petugas mengambil sample, petugas kemudian meminta bantuan BPOM semarang untuk memastikan kandungan zat yang ada di dalamnya. Benar saja, mie yang seharusnya hanya bertahan 12 jam itu.  Setelah dicampur dengan beberapa ramuan zat pengawet bisa menjadi tahan selama 24 jam lebih,” ucapnya pada wartawan, Sabtu(14/12/2019).
 

Lanjutnya, hasil dari penyelidikan polisi akhirnya berhasil mengungkap sebuah rumah produksi di wilayah kuripan pekalongan. Petugas menangkap tangan sejumlah karyawan pabrik mie yang tengah mengolah dan mencampurkan bahan pengawet ke adonan mie.

Dikatakannya, para pelaku didakwa pasal 36 huruf b jo pasal 75 ayat satu huruf b Undang-Undang RI nomor 18 tahun 2012 tentang pangan serta pasal 62 ayat satu jo pasal 8 ayat satu UU RI nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

“Sesuai dengan UU pangan dan perlindungan konsumen, para pelaku diancam kurungan maksimal lima tahun penjara atau denda 10 miliar rupiah,” pungkasnya. (Timbang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here