Anak Kandung Menganiaya Orang Tuanya Hingga Meninggal Dunia

0
65

Aceh Selatan –Nur Cahaya (75) warga Gampong Simpang Empat Kecamatan Kluet Utara Aceh Selatan dikabarkan dianiaya oleh anak kandung dengan menggunakan parang hingga mengalami luka robek di bagian wajah, telinga, hidung dan tangan.

Kronologi yang terjadi di rumahnya sendiri sekira pada pukul 06.00 WIB membuat masyarakat Kluet Raya heboh dengan isu tersebut sehingga diketaui oleh public.

Keuchik Gampong Safruddin yang dihubungi Wartwan, Sabtu (21/12/2019) mengatakan Asiamin bin Tgk Mak Udin penaniaya ibu kandung itu diketaui memang sakit jiwa (gila) yang pernah dirawat di RSJ Banda Aceh.

Menurut keterangan Keuchik Gampong ini, Asiamin (40) yang sudah memiliki 2 orang anak, karna sudah berpisah dengan isteri ,selama 8 tahun ini tinggal bersama orang tuanya di Dusun Harapan Jaya “Satu orang anak bersama isterinya dan satu orang lagi tinggal bersama saudaranya”. Sebut Safruddin.

Keuchik juga mengatakan bahwa Nur Cahaya yang sudah lama meninggal suaminya selama ini tinggal bersama 2 orang anak kandungnya yang satu waras dan yang satu gila.

Akibat dari kejadian itu, setelah dilarikan ke Puskesmas Kota Fajar pagi tadi, Nur Cahaya langsung dirujuk ke RSUD Dr.Yuliddin Away di Tapaktuan hingga pada pukul 16.30 WIIB dikabarkan kembali sudah meninggal dunia.

Sementara Kapolsek Kluet Utara Iptu Margiyono pada wartwan mengatakan bahwa pihaknya bersama masyarakat akan melakukan upaya pencarian terhadap Asiamin yang sudah melarikan diri setelah menganiaya orang tuanya.

“Karna dianggap masih berbahaya dia harus diamankan, seuai dengan Undang Udang KUHP itu tidak bisa diproses dengan hukum tapi dibawa lagi ke Rumah Sakit Jiwa”. Sebut Kapolsek.

Menurut saksi mata, Asiyamin larinya ke hutan Gampong yang diduga wilayah sembunyinya antara Simpang Empat, Simpang Lee dan kede Padang. (MHD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here