Bantuan APBD Sumur Bor Dinas Perkebunan Pemorov di Sidodadi Indikasi Mar-Up

0
79

Lampung Utara – APBD di tahun 2019 pemerintah Daerah pemprov. Lampung APBD Anggaran perubahan yang mana sudah di tetap kan per, 1 Tahun per Aitem, Agenda kegiatan dari awal hingga di Ahkhir Tahun. Masuk Agenda kerja baik APBN atau APBD ter,rencana, dan pasti nya ada Laporan perincian Satuan persen. ter serapan, kurang serap,laporan pertang gung jawaban Akhir Tahun.

Hasil Pantauan tim Investigasi. terletak di Desa Sidodadi Kecamatan Sungkay Selatan Kabupaten, Lampung Utara.
Program Dinas Satker Perkebunan dan peternakan Propinsi APBD di Tahun pertama 2019 Agaran Perubahan. Pembangunan Sumur Bor, perkebunan dan peterna kan. Nilai Agaran; (Sembilan puluh sembilan juta tujuratus enam puluh dua ribu rupiah) Rp.99.762.000.- jumblah yang cukup besar.

Namun Fakta di lapangan Banyak nya kejanggalan, ter Indikasi Mar-Up dan Me manipulasi Data, Jauh dari yang ada dalam RAB tidak sesuai dengan (Juklak/juknis) . Contoh Tehnis pengerjaan tidak di jadi kan satu acuan, Dari Sevesifik, Visik Bangunan Tidak sesuai.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Propinsi Lampung, Ir. Edi Yanto,. M.SI, Saat di kompirmasi, via WasApp, “Dinas mana, dan Proyek apa, karna saya masih baru, di Disbun. “Nanti saya tanya dulu Oke, “kata dia, dalam percakapan.

pembangunan yang sudah di resmi kan oleh Kepala Dinas, Pertanian Provinsi. Selain itu sudah di Cap di Atas Materai. telah di tanda tangani oleh tim.” Unkap Kadis Didikbun.

Hasil Pantauan tim di lapangan dan berdasar kan Infor masi masyarakat setempat, Maka pihak-pihak mencoba menjalin kordinasi kompir masi. guna mendapat ke Akuratan beriita yang Berimbang, Tim Coba jalin,kordinasi, Konfirmasi, klarifikasi mencoba menghubungi Via Wahts App. lansung dengan Kadis perkebunan dan peternakan (Dikbun) Pemprop Lampung.

“Nanti coba saya cari tau, Bangunan Apa pekerja an nya di mana. Karna Saya juga lagi baru,”jelas nya, lebih lanjut ia mengata kan. Nanti akan saya tegas kan kepada pemilik Proyek, Agar secepat nya mem perbaiki bangunan tersebut. sesuai dengan ke sepaka tan dalam perjanjian Surat SPK. yang sudah di sepakati.

Sudah di Cap di Atas Materai dan di Tandatangani Oleh, Tim. Dinas Satker (Dikbun) Saat itu.”Ungkap nya,Dalam percakapan via Wahs app.

Pantauan Tim Investigasi dilapangan, dan berdasar kan informasi Masyarakat, setempat. terlihat dari bentuk bangunan jauh dari kelayak kan tidak sesuai dengan Aturan yang ada di (RAB) Kabel di biarkan tergantung tidak di tertata dirapi kan. kara kabel tersbut dialiri Arus listri berbahaya.

Bukan hanya itu seperti Bangngunan Pondasi Lantai permukaan pijakan, lantay Kran lantay nya, sudah pada retak-retak. Tidak ada Gembok pengaman guna Kotak/Bok, pengaman Mesin Pompa Air.

Karna hingga saat ini mesin, cuma di ikat dengan Tali plasti Ravia.

Di jumpai di lokasi bangunan,”Bukan Masyarakat sini Bang, yang mengerja kan Sumur bor itu, Kalau tidak salah, semua pekerja nya Orang dari Kotabumi. “Kata dia. Ia juga mengata kan. “kebetu lan, yang jaga mesin Pompa Air Sumur Bor ini, Suami saya mas Eko, itu pun baru Satu hari ia dipekerja kan, pak,”jelas nya, Saat di Mintai Informasi Tim.

Salah satu Masyarakat Desa ketapang pengguna jalan, yang melintas Dalam keerangan nya. menjelas kan, “setau saya bukan PT Bang. “Ucap nya, seraya berpikir. “Apa ya.. eem kayak nya, kalau gak salah itu dari (CV. Sumber Abadi) Asli bang gak salah lagi,”Ujar dia. “Direktur nya Riskon Wasih, dia Bos nya bang. “Tengas nya meyakin kan terlihat sedikit terburu,”mau pulang ke ketapang,”di Pasar Rabok , “Pungkas nya seraya melambay kan tangan mengajak, berjabatan. (Yudi/BM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here