Kunker Komisi III DPRD Prov Bengkulu, FPR: Itu Modus, Hamburkan Uang Rakyat

0
272

Jakarta, BM online – Ketua Umum Front Pembela Rakyat, FPR, Rustam Ependi, menilai tak ada urgensi Kunjungan kerja (Kunker) anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu ke DKI Jakarta, terkait pengelolaan transportasi darat, pengadaan barang dan jasa di Pemda Bengkulu.”ini hanya modus para wakil rakyat untuk menghambur-hamburkan uang rakyat Bengkulu, karena pengelolaan kedua bidang tersebut sudah cukup lama ada aturan yang jelas. Hanya saja soal moral abdi negara di Pemda Bengkulu yang harus dibenahi, “ujar Rustam, (Putra asli Bengkulu) ketika di minta tanggapan seputar Kunker 12 anggota DPRD Prov Bengkulu, ke DKI baru-baru ini. 08/01/20

Ketum FPR, yang ditemui beritamerdekaonline.com di sebuah apartemen mewah dibilangan Jakarta Timur, menegaskan rakyat Bengkulu harus berani mengkritisi ala anggota dewan menghamburkan uang rakyat dengan modus Kunker,”ini praktik lama yang sudah menggakar ditubuh pejabat Bengkulu, rakyat harus berani mengkritisi modus ini supaya Bengkulu terbebas dari pungli dan korupsi,”ajaknya dengan lantang.

Sebagaimana diketahui, secara tidak senggaja wartawan beritamerdekaonline.com berpapasan dengan rombongan anggota Komisi III DPRD Prov Bengkulu, di pelataran belakang kantor Pemda DKI Jakarta, baru-baru ini.

Ketua Komisi III DPRD Prov Bengkulu, Drs H Sumardi MM, pada kesempatan itu menjelaskan Kunker mereka ke Jakarta yakni ke kantor Kementerian Perhubungan khususnya Angkutan Jalan dan Penumpang, serta Pemda DKI.

Menurut Kombes panggilan akrab H Sumardi, kunjungan mereka ke dua instansi di Jakarta untuk meminta penjelasan khususnya angkutan jalan dan penumpang, terkait dengan sering terjadinya musibah kecelakaan mobil angkutan umum, seperti kasus kecelakaan Pagar Alam.

“Ini ada dua kemungkinan yakni kenderaannya sudah tua dan sopirnya yang tidak kompeten, atau uji kelayakan sebagai sopir itu tidak dilakukan.Makanya kita lakukan kunjungan kerja ini untuk meminta standarlisasi bagi perusahaan bus antar propinsi,”jalas Kombes

Sementara kunjungan ke Pemda DKI Jakarta di Badan Penyelenggara Barang dan Jasa,”bagaimana mereka kok paket dua ribuan lebih tetap berjalan lancar pelaksanaan lelangnya, tidak pernah gagal lelang dan tidak pernah terlambat pelaksanaan kontrak.Jadi strategi apa yang mereka pakai,”katanya

Ketua Komisi III DPRD Propinsi Bengkulu hasil apa yang didapat dari kunjungan ini akan kita berikan masukan kepada pemerintah daerah, khusunya untuk pengadaan barang dan jasa di Bengkulu. (Rizal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here