Kerong: Rekonsiliasi Bukan Inkonsistenai dan Ampi

0
107
[20:28, 1/17/2020] BMO DKI Jakarta Pak Amos: Koordinator Tim 9, Cyrillus Kerong saat menyampaikan rekonsiliasi, di SCBD sore tadi [20:29, 1/17/2020] BMO DKI Jakarta Pak Amos: Jumat (17/1/2020)

Jakarta, BMonline – Cyrillus Kerong, menilai dari penyelenggara dan kubu Airlangga menjalankan rekonsiliasi sudah berlalu. Namun, semangat rekonsiliasi dianggap tidak tidak berjalan. “Semangat rekonsiliasi yang didengungkan sama sekali tidak ada maknanya,” ujar Cyrillus pada awak media, di BSD, Jakarta.

Cyrillus menganggap, semangat rekonsiliasi justru dinodai yang tidak berkesudahan. Demikian juga mengenai Anggaran Dasar dan Rumah Tangga telah dilanggar juga. “Soal penyelenggaraan pleno, pencopotan pengurus-pengurus didaerah hingga pencalonan ketua umum.

“Rezim Airlangga telah mengeluarkan keputusan yang cacat mekanisme yang sungguh-sungguh bertentangan,” tegas Koordinator Tim 9, hari ini, Jumat (17/1/2020).

Dia juga mengingatkan, agar komposisi kepengurusan partai ini belum mencerminkan semangat rekonsiliasi. ” Mengapa? Karena misalnya komposisi 100 maka yang diakomodir itu cuma empat orang, lima dengan pak Bamsoet,” ujarnya.

Tambah Cyrllius, dengan menyebutkan nama-nama yang masuk adalah Nusron Wahid, Robert Kardinal, Misbakhun dan Junaidy Hafitz. “Teman-teman bisa hitung sendiri, kan!” ujarnya.

Tentunya diambil dari persentase hanya mendapat 0,5 persen dari pihak yang merasa dirugikan. “Tentunya jauh dari persyaratan prestasi, dedikasi dan loyalitas?,” dengan nada meragukan.

Bahkan, ada yang baru masuk, belum jadi kader dan mungkin belum ada yang mempunyai Nomor Pokok Anggota Partai Golkar (NPAPG) tapi sudah menjadi pengurus Golongan Karya (Golkar). “Sampai ada juga yang jadi Sekjen (Sekretaris Jendral), dan Wakil Bendahara, ini kan ‘prestigious’ (bergengsi : red) sekali, sementara orang yang sudah lama berdarah-darah, dicampakkan,” ucapnya dengan nada datar.

Hal ini perlu cermat, Cyriilus ungkapkan maksud dari cermat itu jika pengurus Partai Golkar 2019-2024 banyak yang tidak memenuhi kriteria AD RT yang didudukkan seenaknya bahkan dalam komposisi harian DPP. “Jangan sampai Anak, Menantu, Ponakan dan Istri yang diisi (AMPi),” ujar pria berkacamata ini.

Koodinator Cyrillus berharap, agar senior-senior yang ada dipartai Golkar membangun semangat rekonsiliasi yang seutuhnya. “Merangkul semua, kita satu bangsa dan satu Golkar dengan rekonsiliasi yang bukan inkonsisten,” tutupnya. (ams)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here