LSM Parlemen Jalanan Kecam Aksi Demo Guru Dengan Mengajak Siswa-Siswa SMAN 1 Namlea

0
362
Foto : Koordinator LSM Parlemen yang sedang melakukan aksi demo di simpang lima Namlea bersama dengan anggotanya, Sabtu (18/01/2020). (Kasman Umar).

NAMLEA,BM – Masa dari Lembaga Swadaya Masyarakat Parlemen Jalanan,melakukan orasi di Bundaran simpang lima Namlea, pada Sabtu (18/01/2020), orasi yang dilakukan LSM Parlemen dalam mempertegas kembali surat edaran Mendikbud nomor 19 tahun 2019.

Dikatakan Koordinator Aksi Demo Rusman Arief Soamole, bahwa apa yang telah dilakukan oleh Beberapa guru SMAN1 Namlea, dengan mengarahkan murid-muridnya untuk berdemo di kejaksaan dan Polres Buru beberapa waktu lalu, telah melanggar aturan sebagaimana yang telah diamanatkan dalam surat edaran Mendikbud.

“Aksi Demo yang dilakukan oleh beberapa guru dari SMAN 1 Namlea dengan mengajak Siswa dan Siswinya di depan Kejaksaan dan Mapolres Pulau Buru, sudah sangat melanggar aturan dari Mendikbud, kami sangat menyayangkan aksi tersebut,” Kata Rusman pada beritamerdekaonline.com.

Ia menegaskan, lanjut Rusman, agar oknum-oknum guru yang mengajak siswa untuk keluar melakukan Demo di saat jam belajar, untuk segera dilaporkan kepada Gubernur Maluku dan kepala dinas Pendidikan Propinsi, supaya diambil tindakan tegas terhadap mereka.

Dia menambahkan, sekolah merupakan tempat untuk melakukan proses belajar mengajar, bahkan SMAN1 Namlea telah melahirkan siswa-siswa yang berprestasi, salah satunya adalah Bupati Buru yang sekarang lulusan terbaik dari SMAN 1 Namlea.

“Jika aksi demo yang dilakukan oleh lima oknum guru SMAN 1 Namlea, serta sudah sangat melewati aturan melibatkan para siswa, tidak segera di tindak oleh pemerintah Provinsi Maluku dan juga Gubenur Maluku, kami akan terus mengecam aksi demo guru bersama Siswa-siswanya,” Tandasnya. (Kasman).

Penulis : Kasman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here