Barang Milik Personil TNI Yang Hilang Dengan Km Panji, Di Temukan Warga

0
260
Foto : petugas yang sedang melakukan penyisiran pencarian korban kapal KM. Panji Saputra. (Kasman Umar).

TUAL,BM – KM. Panji Saputra yang dinyatakan hilang kontak dalam perjalanan dari Kota Ambon menuju Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Moa sejak 7 Januari 2020 sampai hari ini, Jumat ( 24/1/2020 ) belum ditemukan.

Namun dari hasil pencarian yang dilakukan tim patroli gabungan TNI – AL, Polisi, Basarnas, Bea – Cukai, PSDKP, imigrasi dan Satpol PP Kota Tual belum mencapai hasil pasca warga Desa Tayando, Kota Tual pada Rabu kemarin menemukan sejumlah barang milik kapal kayu tersebut di pantai Tayando.

Bersama Komandan Pangkalan TNI – AL Tual, Kolonel Laut ( P ) I Gusti Putu Wisnawa, M.Tr ( Hanla ) diatas Kapal Patroli TNI – AL Tual, Komandan Pangkalan TNI – AL Tual, Kolonel Laut ( P ) I Gusti Putu Wisnawa, M.Tr ( Hanla )  ketika dikonfirmasi media online BM di Pangkalan Lanal Tual membenarkan pasca warga Desa Tayando Kota Tual menemukan barang milik personil TNI – AD dan barang kapal kayu itu di pantai Desa Tayando.

Pihaknya langsung membentuk tim operasi gabungan dari semua elemen melaksanakan pencarian KM. Panji Saputra. Setelah mendapatkan informasi dari warga Tayando yang menemukan 8 buah drum BBM jenis avtur, satu buah kursi kayu warna coklat, satu buah penutup bak kapal dan satu buah tas ransel hitam milik personil TNI – AD Bekangdam XVI/ Pattimura, Aswadin Ali.

“Kami menginsiasi aksi kemanusian pencarian korban KM. Panji Saputra melibatkan PSDKP, Pelni, ASDP, Imigrasi, Bea- Cukai, Polri dan Sat Pol PP Kota Tual “ Ungkap Danlanal Tual.

Aksi kemanusian pencarian korban KM. Panji Saputra melibatkan PSDKP, Pelni, ASDP, Imigrasi, Bea- Cukai, Polri dan Sat Pol PP Kota Tual.

Menurut Danlanal, pencarian Kapal Kayu bermuatan BBM Avtur yang tenggelam menggunakan dua buah kapal patroli Sea Rider milik PSDKP dan Lanal Tual.

“ Kami gunakan Sea Rider, untuk menyisir pinggiran pantai disekitar pulau yang ada di Kota Tual karena KM. Panji Saputra pasti dihantam ombak sehingga bocor dan pecah menjadi puing – puing, sehingga kapal tidak ada lagi ditegah laut, sudah dipesisir pantai “ Jelas Wisnawa. (Kasman).

Penulis : Kasman Umar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here