Diduga Rakit Senpi, Karyawan BUMN Ini di Bekuk Polisi

0
307
Foto : Barang bukti, Jenis senjata api Makarov dan ratusan butir peluru, dalam konfrensi pers, di Tangerang hari ini Selasa (28/1/2020). (Ams).

TANGERANG, BMonline – Polda Banten dan Polres Tangerang menangkap seorang karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Tegal, Jawa Tengah. Pria berinisial Pa (50) itu, diduga menjadi perakit senjata api (senpi) ilegal.

Kapolresta Tangerang, Kombes Ade Ary Syam Indradi di Tangerang mengatakan, tersangka PA mendapat pesanan untuk mengubah senjata jenis Air Softgun menjadi senpi.

Atas pesanan itu, dia mendapat bayaran Rp 4 juta per unit senpi yang dihasilkan. Selain bekerja di pabrik gula milik sebuah BUMN, dia juga menjalankan pekerjaan merakit senpi sejak enam bulan lalu.

“Penangkapan PA merupakan pengembangan kasus oleh petugas Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang yang sebelumnya mengamankan sembilan pucuk senjata api dan ratusan butir peluru tajam dari tersangka EC,” ujar Kapolres didampingi Kasat Reskrim Kompol Gogo Galesung, di Tangerang, Selasa (28/1/2020).

EC diduga kuat pelaku yang memperjualbelikan senjata api ilegal jenis Makarov seharga Rp 11 juta hingga Rp 13 juta.

Terpisah, Kapolda Banten, Irjen Pol,  Agung Sabar Santoso, selaku Kabid Humas Kombes Pol Edy Sumardi apresiasi kiinerja Kapolresta Tangerang dan jajaran yang telah berhasil mengungkap kasus perakit senjata api. “Satu orang pelaku perakit senjata ilegal lengkap diamankan berikut barang buktinya,” ujar Edy Sumardi.

Terkait kasus ini, Pa dijerat dengan pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati, pidana seumur hidup atau 20 tahun penjara. (Ams)

Penulis : Ams

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here