Labuhanbatu Mulai Lakukan Labelisasi Penerima PKH

0
282
Foto : Salah satu warga yang menerima PKH dan di pasangkan Label PKH. (MS).

LABUHANBATU, BMonline – Sistem labelisasi keluarga pra-sejahtera (penerima bantuan PKH) merupakan bagian dari upaya untuk menumbuhkan budaya malu menerima bantuan bagi warga yang kondisi perekonomiannya sudah cukup baik dan mempermudah pemantauan para petugas.

Hal tersebut disampaikan Pendamping PKH, Muhammad Syahrul mengatakan, bahwa rangkaian labelisasi merupakan tindak lanjut arahan Menteri Sosial RI.

Lanjutnya, sedangkan untuk di Labuhanbatu Sumatera Utara telah dilakukan labelisasi pada beberapa Desa dan Kecamatan diantaranya di Desa Tebing Tinggi Pangkatan, Kecamatan Pangkatan, yang langsung dihadiri petugas pendamping PKH, Kepala Desa Tebing Tinggi Pangkatan dan Koordinator PKH Labuhanbatu, Serta Babinsa, Babinkamtibmas, Perangkat Desa dan juga Seluruh penerima PKH.

“Labelisasi ini dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut atas dasar arahan menteri sosial Republik Indonesia dan sebagai bentuk rasa malu bagi penerima PKH yang sejahtera dan juga mempermudah akses pemantauan semua fihak termasuk kami sebagai petugas,” ujar Syahrul.

Sementara itu, Koordinator PKH Labuhanbatu, Junaidi Mustapa mengungkapkan, agenda labelisasi ini akan terus dilakukan di setiap rumah penerima PKH yang ada di Labuhanbatu.

“Kegiatan Labelisasi untuk setiap rumah penerima PKH di Labuhanbatu dan akan terus dilakukan di setiap tempat tinggal penerima diseluruh Labuhanbatu,” Kata Junaidi.

Sebelum kegiatan labelisasi di lakukan seluruh penerima bantuan PKH dan BPNT se-Desa Tebing Tinggi Pangkatan, perangkat Desa telah mengikuti agenda sosialisasi undang-undang nomor 13 tahun 2011 tentang penanganan pakir dan miskin. (MS).

Penulis : MS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here