22 Pasar DKI Stabilkan Pasar Bawang Putih Dan Cabai

0
251
Foto Gubernur DKI Anies R Baswedan saat memberikan keterangan di Toko Tani dalam mensrabilkan harga pasar. Cabai dan Bawang Putih, di Pasae Minggu, hari ini (9/2/2020)

Jakarta, BMonline – Badan Ketahanan Pangan(BKP) Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Anggota Komite II DPD DKI Fahira Idris melepas bawang putih dan cabai dalam operasi pasar ke 22 pasar di Wilayah DKI Jakarta.

Operasi pasar ini dilakukan untuk mengendalikan harga 2 komoditas tersebut yang akhir-akhir ini meningkat khususnya di Prov DKI Jakarta.

Agung mengungkapkan terjadinya kenaikan harga untuk khusus bawang putih dan cabai disebabkan masalah cuaca untuk provinsi luar pulau Jawa masih panen tetapi untuk pulau Jawa panen agak berkurang.

“Karena tugas kita bersama Kementan bersama-sama dengan ‘Food Station’ adalah mengamankan pasokan dan harga,” kata Agung dalam acara operasi pasar Cabai dan Bawang Putih di Toko Tani Indonesi Center(TTIC) Pasar Minggu, siang ini Minggu( 9/02/20).

Agung menambahkan, bahwa pemerintah hadir agar ada pengendalian harga di pasar demi ketentraman masyarakat luas. Untuk operasi pasar 20 Ton bawang putih di gulir oleh food station dan 10 Ton Cabai Merah di Pasok oleh Kementan.

“Satu hari dari laporan food station 20 Ton kita gulir ke pasar dengan harga Rp 30.000 ini jauh di bawah dari harga yang berlaku sekarang,” katanya.

Selain itu, pasokan komoditas yang dilepas dalam operasi tersebut di pasok dari Luar Jawa yakni Kabupaten Wajo, Kalimantan Selatan dan Sumatera Barat.

Sebelumnya harga cabai rawit merah di DKI Jakarta hampir mencapai Rp. 100.000,- namun dengan intervensi dari Kementan saat ini harganya sudah turun.

“Cabe rawit merah yang perjalanannya cukup jauh di ambil dari Wajo Kalimantan Selatan dan Sumatera Barat. Harga cabe rawit merah di DKI sebelumnya mendekati 100 ribu rupiah namun setelah 3 hari kita intervensi harga cabai bisa turun mencapai Rp.70.000 – Rp.80.000 itu di retail Pak,” ucap Agung.

Selain itu, Agung juga mengatakan jika Mentan memintanya untuk selalu mengamankan harga pasar terkhusus untuk bahan pokok pada musim penghujan ini sehingga harga tidak melebihi harga 50 ribu rupiah.

Pengendalian khusus ini akan dilakukan hingga harga pasar dapat stabil kembali.

“Pesan Pak Menteri jangan berhenti sampai harga stabil di angka 50 ribu. Tapi tentu saya yakin dengan teman teman sekalian pasar jaya, food Station, Ketahanan Pangan apalagi komite II DPD RI, Kadin juga, saya yakin kita bisa selesaikan ini,” kata Agung.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Provinsi DKi Jakarta Anies Baswedan juga turut memberi dukungannya untuk acara operasi pasar yang dilakukan Kementan dengan ikut serta melepas bawang putih dan cabai untuk menjangkau 22 pasar di Provinsi DKI Jakarta.

“Kami mendukung sekali operasi pasar yang dilakukan Kemnterian Pertanian pagi hari ini dimana 22 pasar dijangkau,” ungkapnya.

Anies juga mengungkap, hadirnya operasi pasar dapat menjaga pasokan bahan pokok di pasar seluruh provinsi DKI Jakarta dengan harga terjangkau.

“Oleh karna itu harapannya pasokan dipasar pasar terjamin dengan begitu nantinya harga bisa turun dan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokoknya dengan harga terjangkau,” tukasnya.

Adapun, 22 pasar yang mendapatkan pasokan dalam operasi pasar yakni pasar Pulo Gadung, Pasar Johar Baru, Pasar Tebet Barat, Pasar Koja Baru, Pasar Petojo Ilir, Pasar Gondangdia, Pasar Pondok Labu, Pasar Mampang Prapatan, Pasar Kelapa Gading, Pasar Cijantung, Pasar Kramat Jati, Pasar Minggu, Pasar Kebayoran lama. (ams)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here