Miris, Depan Ruang Belajar Siswa Tumpukan Sampah Menggunung dan Jadi Semak Belukar

0
506
Foto: Sampah Menumpuk di Depan Ruang Kelas Belajar Siswa

Bintuhan, BMonline – Sangat miris memang jika di renungkan seakan tidak masuk akal, tapi inilah kenyataan yang ada disalah satu Sekolah SMPN terletak wilayah Padang Guci Kabupaten Kaur.

Saat ratusan wali murid datang ke sekolah itu sabtu 07/02/2020, untuk gotong royong membuat pagar, terbuat dari bahan bambu yang dikumpulkan oleh setiap wali murid. Didepan kelas setiap ruang siswa, pada saat itu hampir semua wali murid mengeluh dan kecewa melihat kondisi di sekeliling Sekolah.

“di depan ruang belajar menumpuk pemandangan yang tak layak terjadi, tumpukan sampah menggunung dan berserakan serta sekeliling jadi semak belukar ditambah papan tulis ruang belajar berantakan bagaikan perahu habis diterpa badai dan WC pun ikut menghiasi pemandangan tak sedap”.

Salah satu perwakilan wali murid yang enggan disebut identitasnya ketika diwawancara awak media ini, mengaku sangat kecewa melihat kondisi lingkungan Sekolah itu ditambah dalam waktu dekat ini sebanyak 200 wali murid di minta kumpulan sebesar Rp. 80.000,-/ dengan alasan untuk beli kursi ” terus terang hal ini sangat memberatkan kami selaku wali murid yang pendapatan kami sebagian besar petani kecil namun tetap saja sewaktu rapat komite rencana kumpulan itu kami sanggupi karena takut bila kami membantah hal itu akan berdampak bagi anak-anak yang kami titipkan di Sekolah itu” ungkapnya kecewa”.

Sementara kepala sekolah SMPN itu saat di konfirmasi oleh ketua komite dan perwakilan wali murid 07/02/2020 mengakui akan hal itu, namun beliau masih seakan tak mau di salahkan tetap saja ia menyalahkan murid-muridnya yang tidak mau di atur selalu saja membeli minuman dan makanan kemasan dari luar sehingga banyak menimbulkan sampah “ungkapnya seakan tak mau mengakui kekurangannya”.

Ketua komite dan perwakilan wali murid yang telah percaya menitipkan anaknya di sekolah itu untuk menimbah ilmu pendidikan, sangat berharap kiranya kedepannya pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Kaur agar dapat menegur bagian pengawas untuk memantau ke Sekolah-sekolah sehingga hal ini tidak terjadi. (Mirwan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here