Diisukan Ibu Plt Gubernur dan DPR RI, Para Kepsek dan Masyarakat Kluet Raya Kecewa

0
135
Foto: Ratusan Masyarakat Kleut Raya dan Kepsek Kecewa Karena Ibu Plt.Gubernur Aceh dan anggota DPR RI Asal Aceh Tidak Hadir

Aceh Selatan, BMonline – Para masyarakat dan Kepala Sekolah (Kepsek) Kluet Raya kecewa atas ketidak hadirnya Ibu Plt.Gubernur Aceh dan Teuku Riefky Harsya salah seorang anggota DPR RI asal Aceh pada acara sosialisasi biaya siswa melaui program PIP.

Acara yang berlangsung setengah hari itu di Gedung pertemuan PGRI di Kecamatan Kluet Utara pada hari Rabu tanggal 02 April 2020 dipadati ratusan masayarakat, siswa/I, para guru dan kepsek yang ada di Kluet Raya.

Menurut keterangan yang dihimpun oleh Wartawan, acara yang sudah teragenda itu akan dihadiri oleh Ibu Plt.Gubernur Aceh dan Teuku Riefky Harsya yang dududk di bangku DPR RI untuk melakukan tatap muka dengan para siswa dan wali murid yang ada di kluet Raya.

Isu kehadiran kedua orang yang terhormat tersebut membuat para Kepsek meluangkan waktu untuk melakukan mempersiapkan segala hal yang dianggap perlu namun malah kenyataannya yang hadir cuma utusannya saja.

“Kami berharap Ibu Plt.Gubernur dan Teuku Riefky, selain mengisi acara sosialisasi terkait dana PIP kami juga ingin berjabat tangan dengan kedua orang tersebut yang sudah menjadi perwakilan masayarakat di pusat”. Sebut Ali Hacyimi Kepala SD Geulumbuk yang mewakili Ketua Kelompok Kepala Sekolah (KKKS) SD Kluet Raya pada Wartawan melalui jaringan Hp, Kamis malam (13/02/2020).

Menurutnya, para masyarakat baik yang tergabung dalam wali murid atau pun umum, sangat menyayangkan kejadian ini yang sudah ditunggu tunggu kehadiran orang itu tapi kenyataan cuma diisukan saja.

“Memang acara itu berjalan sukses dalam hal sosialisasinya dengan utusan Teuku Riefky, yang turut hadir Kabid Dikdas pendidikan dan kebudayaan Aceh Selatan, perwakilan Kapolsek Kluet Utara, Bang Joni pemain filem komedi Aceh dan  Tokoh masyarakat setempat, tapi kami tidak puas karena Teuku Riefky-nya tidak hadir”. Tambah Ali Hacyimi

Sebelumnya, Aidil yang menjabat sebagai tenaga ahli Teuku Riefky Harsya mengatakan alasan tidak hadirnya anggota DPR RI asal Aceh ini bawaha beliau sekarang ditugaskan sebagai wakil pimpinan komisi 1 yang membidangi ke luar Negeri dan beliau ditugaskan untuk mengawal mahasiswa mahasiswa Indonesia khususnya Aceh yang sekarang ada di tuna tuna.

“Karena jadwal ini sudah ada ketentuan makanya tidak mungkin di geser  lagi”. Sebut Aidil.

“Dalam hal ini cuma saya yang diutuskan sebagai tenaga ahli, yang terdaftar di DPR RI dan berwewenang untuk menyampaikan hal ini , karna ini seluk beluknya harus tahu jangan samapi ada tumpang tindih dan ada yang menyalahgunakan dana PIP”.

Dengan jumlah 8 orang anggota, tenaga ahli ini juga mengatakan Ibu Plt Gubernur  tidak bisa hadir dalam acara ini karena mengisi acara di Nagan Raya dan untuk acara pertemuan selanjutnya di Kota Subulussalam dan Kabupaten Singkil kedua orang ini pasti bisa hadir kembali. (MHDT/BM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here