Susur Sungai Sempor, Satu Siswa SMPN 1 Turi Tewas Terseret Arus

0
265
Foto : Evakuasi siswa SMPN 1 Turi Sleman Yogyakarta alibat hanyut terseret arus sungai Sempor, Dukuh Donokerto.Jumat (21/2/2020). (Muhammad Minan Bashori).

YOGYAKARTA, BMonline – Tim SAR gabungan dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan penyisiran Pasca Hanyutnya sejumlah siswa SMPN 1 Turi yang tengah melakukan kegiatan susur sungai Sempor, Dukuh Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman akhirnya membuahkan hasil. Jumat (21/2/2020).

Berdasarkan keterangan dari Supervisor Pusdalops DIY, Mas’ud Rofiqi mengatakan data korban yang berhasil ditemukan adalah seorang anak berjenis kelamin perempuan. Namun, kondisi korban saat ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Kemudian, ditemukan lagi yakni satu korban yang henti napas dan henti Nadi, dan kondisi korban saat ini sudah dievakuasi dan dalam perjalanan ke RS Bhayangkara. Adapun korban yang ditemukan karena terseret arus sungai sejauh dua kilometer dari lokasi kejadian.

“Saat ini upaya penyisiran sungai masih terus dilakukan,” terangnya.

Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Makwan menuturkan terdapat kurang lebih 250 siswa yang melakukan susur sungai dalam rangka kegiatan pramuka tersebut.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, sebelumnya ketika para siswa-siswi SMPN 1 Turi tersebut turun untuk memulai kegiatan susur sungai, di lokasi tersebut belum turun hujan.

“Tetapi kondisi di hulu sungai sedang hujan,” bebernya.

Akibat dari peristiwa tersebut, sejumlah siswa SMPN 1 Turi dilaporkan hanyut akibat terseret arus air yang sangat deras. Dan saat ini dilaporkan juga bahwa proses evakuasi dan pendataan anak, masih dilakukan.

“Tim SAR gabungan saat ini tengah menyusur sungai Sempor, sementara untuk yang terluka dibawa ke Rumah Sakit SWA,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kapolsek Turi, AKP Catur Widodo, melalui sambungan telepon membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Iya memang benar, untuk informasi lebih lanjut kita belum bisa melaporkan, karena masih berada di lapangan,” katanya kepada Beritamerdekaonline.com

Berdasarkan laporan terbaru dari Supervisor Pusdalops DIY, Mas’ud Rofiqi mengatakan peristiwa ini terjadi sekira pukul 15.20 WIB di Sungai Sempor, Dukuh Donokerto Turi. Sampai saat ini Tim SAR gabungan dari TRC BPBD, PMI maupun rekan-rekan relawan yang lain masih melakukan pencarian dan upaya evakuasi di aliran sungai tersebut. (Minan)

Penulis : Minan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here