banner 1028x90

Ikas : Kami Minta Adanya Peraturan dan Tindakkan Tegas, Parkir Ilegal Lantai 2 di Pasar Muntilan

Foto : H Rischa Irawan yang sedang memegang dan menunjukkan SK resmi dari Dinas sebagai pengelola Parkir resmi, Jum’at (28/2/2020). (Candra).

MAGELANG, BMonline – Parkiran Ilegal yang ada di pasar Muntilan, Kabupaten Magelang, Jum’at, (28/2/2020), masih menjad polemik pembahasan para pengelola parkiran resmi.

Hal tersebut dikatakan H Rischa Irawan alias Ikas, bahwa polemik penataan parkian ini, hingga kini belum ada kejelasan dan penyelesaian dalam penertiban parkiran.

Dikarnakan, lanjut Ikas, karena kurang tegasnya peraturan dari Intansi terkait, dalam menata parkiran yang ada di pasar Muntilan.

“Sejak kemarin adanya kita melakukan aksi demo, hingga sekarang ini belum ada kejelasan dan penertiban, karena para pengendara masih memarkir kendaraan mereka di lantai dua,” kata Ikas.

Ironisnya, tambah Ikas, parkiran yang ada di lantai Dua, bukanlah parkiran resmi. Pasalnya, pemerintah telah menetapkan bahwa parkir kendaraan ada di lantai bawah, sedangkan di lantai dua untuk para pedagang.

Hal inilah yang membuat dirinya bersama dengan pengelola parkir resmi lainnya melakukan aksi demo. Bahkan, menurut Ikas, saat aksi demo yang dilakukan oleh pengelola parkir resmi ini, tidak ada kejelasan dalam peraturan kendaraan yang diwajibkan parkir di tempat yang disediakan.

“Inilah yang menjadi kegusaran kami sebagai pengelola parkir resmi di pasar muntilan ini, padahal kami setiap bulan harus menyetor kepada dinas sebesar Rp 1 juta rupiah, namun kenyataannya jika kendaraan mereka naik dan parkir di lantai dua, bagaimana kami ada pemasukkan untuk setor ke Dinas sebesar itu,” Ucapnya.

Dia menambahkan, parkiran ilegal di lantao dua tersebut, tidak memiliki Surat keputsan (SK) resmi dari Dinas Perdagangan. Namun, mereka menyetor uang parkirnya setiap hari sebesar Rp 40 ribu rupiah. Bahkan, parkiran diatas sangat ramai dibandingkan dengan parkiran resmi yang ada di bawah.

Diungkapkannya, hal ini menjadi pembiaran dari Dinas, tidak ada kejelasan dan juga tidak ada tindakkan tegas terhadap parkir ilegal tersebut.

“Saya hanya meminta, adanya tindakkan tegas dari Dinas terkait untuk menghentikkan penarikkan parkir ilegal yang ada di lantai dua, serta kami meminta Dinas juga mengeluarkan peraturan kepada pengendara motor untuk memakir kendaraannya di lokasi yang telah di tentukan oleh Dinas,” ungkapnya.

Ditambahkan Ikas, jika peraturan dan juga adanya tindakkan tegas, kemungkinan para pengendara akan memakir kendaraannya di area parkiran resmi.

“Kita menunggu ketegasan dan tindakkan dari Dinas terkait adanya parkiran ilegal di lantai dua, jika tidak ada tindakkan tegas dan peraturan yang dikeluarkan, maka kami akan melakukan aksi kembali,” tandasnya. (Candra).

Penulis : Candra

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics