Kapolres Lhokseumawe Pimpin Penggerebekan Ladang Ganja di Aceh Utara

0
351

Lhokseumawe, BMonline – Satuan Reserse Narkoba Polres Lhokseumawe menemukan delapan hektar ladang ganja siap panen di kawasan Dusun Alue sumate, Desa Lancok, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Lokasi ladang ganja harus berjalan kaki menembus hutan dan mendaki gunung sepanjang lebih kurang 9 kilometer, karena tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Selasa (3/3)

Penggerebekan ladang ganja tersebut di pimpin langsung oleh Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, didampingi Kasat Narkoba Iptu Ferdian Candra, melibatkan puluhan personel gabungan Polres Lhokseumawe.

Kapolres mengatakan, untuk saat ini pemilik ladang ganja sudah diindentifikasi, mereka berjumlah sebanyak lima orang. Untuk ukuran tanaman ganja di ladang itu mencapai 1,5 hingga 2,5 meter siap panen.

“Penemuan ladang ganja itu berada di dua lokasi terpisah. Dengan usia tanaman berpariasi, ada yang baru ditanam, ada yang baru disemai, kemudian yang paling tua tiga bulan setengah,” katanya.

Kemudian ia menyebutkan, penemuan ladang ganja berdasarkan informasi dari masyarakat, kemudian ditindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan, maka di dapatkan delapan hektar ladang ganja.

“Kita mengamankan puluhan batang ganja sebagai barang bukti, sisanya dimusnahkan dengan cara dibakar lokasi. Kemudian kita juga mengamankan barang bukti lainnya yaitu pipa, alat penyedot air, kemudian bibit-bibit yang baru disemai,” Ungkapnya

Sementara itu Kasat Narkoba Iptu Ferdian Candra mengatakan, sebelum penyergapan petugas mengendap dua hari dua malam di lokasi lahan untuk menangkap pelaku, tetapi mereka tidak muncul.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat modus mereka ini tidak lagi menginap dilahan, tetapi mereka datang pagi pulang sore. Menerima informasi tersebut kita malam-malam pukul 2.00 Wib kita masuk ke ladang, aktivitas kita tidak melalui rumah masyarakat,” jelasnya.

Lanjutnya, kita menempuh waktu tiga jam hingga sampai ke lokasi, langsung kita membuat formasi untuk mengepung, dua malam dengan logistik yang lengkap, tetapi pemilik lahan tidak masuk, aktivitas kita tercium oleh mereka.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak lagi menanam ganja, karena masih banyak tanaman-tanaman lain yang bernilai ekonomis yang bisa ditanam dan tidak melanggar hukum. (Azwar kadiron).

Keterangan Foto : Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, berada di lokasi ladang ganja untuk dimusnahkan. (Azwar Kadiron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here