Nota Pembelaan Melvin, Rehabilitasi Selamatkan Generasi Bangsa

0
217
Foto: Terdakwa, membacakan nota pembelaan didepan hakim, hakim anggota dan jaksa penuntut umum, di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa sore (3/3/2020)

Jakarta, BMonline – Terdakwa Melvin mengakui kesalahan yang telah diperbuat dan hukuman yang sejak hampir 9 (sembilan) bulan dijalani di Rumah Tahanan Kelas I Salemba sejak proses penangkapan dari awal.

Sebelumnya, terdakwa tertangkap tangan mengkonsumsi narkoba jenis sabu (methampetamin). Polisi menangkapnya pada Kamis dinihari, 13 Juni 2019, di apartemen Mediterania, Grogol, Petamburan, Jakarta Barat dengan barang bukti sabu seberat 0,41 gram kotor.

“Saudari Jaksa jelas mengatakan bahwa saya tidak terbukti sama sekali dakwaan primer, yang mana itu adalah syarat mutlak untuk mendapatkan rehabilitasi,” ungkap Melvin pada saat membaca nota pembelaan.

Melvin Pontoh membacakan nota pembelaan atau pledoi dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, hari selasa sore tadi (3/3/2020).

Dalam pledoinya, terdakwa Melvin meminta kepada Majelis Hakim agar dirinya segera direhabilitasi.

“Memohon kepada Majelis Hakim Yang Mulia bahwa saya sangat menyesal menggunakan narkotika. Saya menyesal menggunakan narkoba, saya ingin sembuh, tidak mengulangi perbuatan ini, saya ingin direhabilitasi,” ujar Melvin, didepan hakim yang mulia.

Selanjutnya, Melvin pun berharap agar cepat dibebaskan dari Rutan (Rumah Tahanan) Salemba, Jakarta Pusat.

“Kepada Jaksa Penuntut Umum selayaknya saya sudah dibebaskan saya dari Rutan Salemba, demi hukum, seperti banyak contoh kasus, yang tidak dapat saya uraikan satu persatu, ” sambungnya lagi.

Lelaki 44 tahun ini juga menolak tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) 6,6 tahun Menurut Melvin, barang bukti 0,41 gram bruto (berat kotor:red) yang ada, tidak sepantasnya perjalanan hukum yang dijalani. “Pantaskah kesalahan saya harus dibayar sangat mahal dengan mengorbankan anak dan istri sehingga kehilangan masa depan?,” tandasnya. (ams)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here