Masuk Terminal Bawen, Penumpang Bus AKAP Wajib Lakukan Pemeriksaan Suhu Tubuh

0
478
Foto : Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Type A Bawen, M Rokim, dan Suasana Terminal Bawen tampak sepi, Kamis (2/4/2020). (Mualim)

SEMARANG, BMonline – Menyambut Idul Fitri tahun 2020, terminal Bawen sudah siap menghadapi jika terjadi lonjakan pemudik yang akan memasuki terminal tersebut.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Type A Bawen, M Rokim, saat ditemui beritamerdekaonline.com Kamis (2/4/2020) mengatakan, bahwa dengan adanya Covid-19 ini, penumpang yang turun di terminal Bawen turun drastis baik kendaraan maupun penumpangnya. Bahkan Trans Jateng juga sudah dilakukan pembatasan.

“Akibat Covid ini jelas ada penurunan drastis itu dari sisi semuanya, baik dari kendaraan maupun penumpangnya. Ini Trans Jateng aja pembatasan gak seperti dulu,” ungkapnya.

Menurut Rokim, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, para penumpang yang datang dari Jabodetabek, Surabaya maupun dari luar Jawa saat turun ke terminal Bawen akan didata dan diperiksa suhu tubuhnya dan akan disemprot disinfektan.

“Terminal sini itu hanya lintasan, sehingga yang turun disini tetap ada namun kita data yang kami cermati adalah yang datang dari Jabodetabek, Surabaya dan luar Jawa kami data kalau ada penurunan penumpang kita tanya khususnya bis AKAP itu darimana kita hentikan dulu kita suruh cuci tangan dan kita cek suhu tubuhnya,” tambahnya.

Pantauan di lapangan hari ini, nampak terminal Bawen terlihat sepi dari penumpang maupun bus yang masuk. Terlihat hanya ada beberapa penumpang saja yang terlihat turun dari bus AKDP.

Dari tanggal 28 Maret 2020 sampai hari ini, kata Rokim, penumpang dari luar daerah yang sudah masuk terminal Bawen baru berjumlah 51 orang. Dan dari data penumpang yang masuk tersebut semuanya sudah melalui pemeriksaan secara ketat dan data tersebut sudah diserahkan kepada pihak kepolisian, TNI dan Dishub agar pengawasannya bisa lebih spesifik.

“Mulai tanggal 28 kemarin kita data baru 51 orang yang turun di Bawen dari luar daerah. Dan data ini kita kirimkan ke Polsek, Koramil, Dishub dan Polres agar pengawasannya bisa lebih spesifik,” tandasnya.

Dari 51 penumpang yang sudah masuk itu, kata Rokim, kesemuanya sehat tidak ada suhu tubuhnya yang di atas 37 derajat. (Mualim).

Penulis : Mualim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here