Kondisi Terkini Penanganan COVID-19 di Kabupaten Aceh Tengah, Ini Pernyataan Jubir Gugus Tugas

0
280
Foto: Juru BicaraTugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Tengah, dr. Yunasri

Takengon, BMonline – Sampai dengan hari ini, di Kabupaten Ach Tengah tidak terdapat kasus suspect dan positif COVID, bahkan untuk kasus Pasien Dalam Perawatan (PDP) pun belum ada.

Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Aceh Tengah, dr. Yunasri dalam keterangannya di Sekretariat Gugus Tugas, Jumat (10/4/2020).

Yunasri menjelaskan, saat ini hanya ada Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 19 Orang, 2 diantaranya merupakan rujukan dari Kabupaten Bener Meriah. Namun dari jumlah tersebut tinggal 6 orang yang masih menjalani isolasi, dengan perincian 1 orang diisolasi di RSUD Datu Beru Takengon dan merupakan pasien rujukan dari Bener Meriah dan 5 ODP lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah. Sementara 13 orang yang semula berstatus ODP telah selesai menjalani masa isolasi dan dinyatakan sehat kemudian diperpolehkan pulang. Dengan demikian kondisi real saat ini tingal 6 ODP di Kabupaten Aceh Tengah dan yang diisolasi di rumah sakit hanya 1 orang..

“Sejauh ini kita melihat penguatan penanganan pencegahan ke masyarakat sangat efektif dan optimal itu terbukti adanya penurunan kasus di kabupaten Aceh Tengah, tetapi kita tetap terus waspada dan jangan panik. Kunci keberhasilan agar kita bisa terbebas dari penyakit COVID-19 adalah kedisiplinan, kepatuhan pada himbauan-himbauan yang disampaikan pemerintah daerah antara lain fhisycal distancing (jaga jarak 1 – 2 M), sering cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir saat bersentuhan dengan barang-barang dan memakai masker saat bekerja dan berada diluar rumah, masker yang dianjurkan terbuat dari bahan kaos atau katun” ungkap Yunasri.

Jubir Gugus Tugas yang juga merupakan Wakil Direktur RSUD Datu Beru Takengon ini mengharapkan kepada masyarakat yang kembali ke kabupaten Aceh Tengah dari luar daerah agar melaporkan kepada kepala kampung (Reje) agar di data, dilakukan pemeriksaan kesehatan apa bila ada keluhan, akan dilakukan pemantauan selama 14 hari dengan cara isolasi mandiri. ( Man)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here