Sementara, Aceh Tengah Siapkan dana Penanganan Covid-19 Rp. 9,2 Milyar

0
115
Foto: sekda Aceh Tengah Karimasah

Takengon, BMonline –  Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Tengah Karimasyah mengatakan pekerjaan fisik yang tidak penting ditiadakan untuk menanggani Covid-19. Lain itu, ada Rp. 118 miliar dana transpfer sudah ditarik pusat. Selanjutnya persiapan daerah sementara ini ada Rp. 9,2 milliar dana yang siap di belanjakan, bersumber dari beberapa aitem pos yang terpaksa dihapus kegiatanya.

Misi pemerintah hari ini adalah untuk kemanusian. Apapun ceritanya daerah harus siap dengan segala persiapan terburuk, menghadapi covid-19 ini. Pengunaan dana tidak ada dalam satu pos, namun tersedia dalam tupoksi masing-masing, Dinas Kesehatan, mengelola Rp.4.856.196.710, Rumah Sakit Datu Beru, Rp.2.559.712.000, Perhubungan, Rp.318.500.000, Tim Gugus Tugas (BPBD), Rp.744.000.000, Diskominfo, Rp.73.000.000, 14 Kecamatan, Rp.490.000.000, Lingkungan Hidup, Rp.85.514.000 serta Satpol PP, Rp.100.000.000.

Data diatas disampaikan sekda ber-nominal, Rp. 9.226.922.710. Menurut Sekda Karimansyah masing-masing dipercaya mengunakan dan mengelola peruntukan keuangan, sesuai dengan kebutuhan dalam pencegahan atau penanganan corona.

“Dana diatas itu yang kita potong dari kegiatan rutin, SPPD dinas dan DPRK serta kegiatan-kegiatan serimonial dan dana operasional bupati senilai 100 juta, totalnya Rp.9,2 Miliar,” ucap Sekda lagi,Jum’at (10/04) sambil mengatakan itu sementara ini.  

Sekda juga memberikan contoh, yang telah dilakukan pihak RS. Datu Beru Takengon, pihaknya mempersiapkan sarana dan prasarana (siap tampung-red) di rumah Sakit Rigional Pegasing. “Pihak RS. Datu Beru telah mengelola ratusan juta rupiah untuk itu, dan itu harus kita lakukan. Bila menghadapi situasi terburuk kita telah siap,” kata Karimansyah.

Demikian juga Dinas Kesehatan, hari ini telah ada perintah untuk masyarakat mengenakan masker, “Silakan belanjakan uang yang sudah ada untuk kebutuhan masker dan dibagikan ke masyarakat, karena itu sudah menjadi tangungjawab kita sebagai pemerintah. Dan sudah diwajibkan memakai masker oleh WHO,” jelas Sekda.

Harapan sekda semua harus bergerak untuk menangani wabah corona ini. Dan mempergunakan dana sesuai dengan peruntukan. “Karena nanti yang bertangungjawab pemegang uang, kemana-kemananya itu harus jelas. Sekali lagi ini misi kemanusian harus hati-hati,” ujar Karimansyah sambil menyampaikan semoga semua ini cepat berlalu. (Man)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here