Bupati Barut Himbau Masyarakat Tetap Tenang

0
167

Muara Teweh, BMonline – Saat menjelang perayaan Idul Fitri 1441 H/2020 M, Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui satuan gugus tugas COVID-19 terus melakukan pendataan bagi masyarakat yang melintas melalui Posko COVID-19 di wilayah perbatasan pintu masuk (Selamat Datang di Kabupaten Barito) Utara di km 12 dan km 52 perbatasan Barito Utara dan Murung Raya.

Salah satu anggota Posko Gugus Tugas km 12 Batas Kota inisial HS ketika ditemui BMonline Jumat pagi 22/5/2020 mengatakan, petugas makin memperketat pemeriksaan terhadap pengguna jalan yang memasuki Barito Utara menjelang lebaran Idul Fitri 1441 H.

” Jadi setiap pengguna jalan yang melintas dari posko termasuk rekan-rekan wartawan yang bertugas harus dilakukan pemeriksaan secara ketat dengan protokol kesehatan COVID-19, yang bertugas disini harus bekerja ekstra, arus mudik harus kita pastikan semuanya aman,” kata HS yang diamini anggota satpol PP dan Damkar, di TKP.

Seperti diketahui Posko Gugus Tugas COVID-19 Jalur Darat 04 km 12 Batas Kota Kecamatan Teweh Baru, sebelumnya bertugas di Kecamatan Gunung Timang, dan untuk memperketat penjagaan pindah ke Pintu Gerbang Selamat Datang.

Sebelumnya Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah menyampaikan harapan kepada petugas Posko Gugus Tugas COVID-19 untuk selalu mematuhi protokol corona dan tidak lelah memberikan edukasi kepada masyarakat tentang COVID-19 juga kepada media, baik cetak dan online diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat dengan benar, dan masyarakat diminta bisa menyaring berita -berita yang beredar di medsos agar terhindar dari hoax.

” Mari kita semua bijak menerima informasi, dan bermedsos agar tidak menimbulkan kepanikan. Informasi sudah terjalin antara Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Barito Utara, Diskominfosandi dan media di harapkan masyarakat akan mengetahui apa yang tengah dilakukan oleh Pemkab Barut dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” harap H. Nadalsyah.

Bupati juga meminta masyarakat agar dapat memilah dan memilih serta memfilter berita yang beredar. “Dapatkan berita dari sumber yang jelas, untuk penanganan COVID-19 kami sudah tugaskan melalui Juru Bicara COVID-19 dan Diskominfosandi,” jelas H. Nadalsyah.

Sehingga nantinya masyarakat tidak berasumsi sendiri dalam menerima sebuah informasi melalui media sosial. Jadi untuk mengetahui perkembangan yang benar dapat mengikuti informasi dari Tim Gugus Tugas penanganan COVID -19 yang resmi.

Penulis: (Carli)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here