Empat Desa di Kecamatan Panggungrejo Serempak Salurkan Dana BLT DD

Foto : Kepala Desa Panggungrejo Karendrata saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada salah satu warganya, Selasa (12/5/2020). (Sunyoto).

BLITAR, BMonline – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) di wilayah Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, terus bergulir. Selasa (12/5/2020)

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) hari ini terdapat di empat desa, yakni Desa Margomulyo, Desa Panggungrejo, Desa Kalitengah dan Desa Bumiayu.

Berdasarkan data yang dihimpun wartawan Beritamerdekaonline.com, warga miskin yang mendapat bantuan sosial dari Dana Desa (DD) di masing – masing desa jumlahnya bervariasi, yakni menyesuaikan dengan hasil musyawarah dan mufakat yang ditetapkan bersama oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, anggota BPD, Perangkat Desa maupun RT/RW.

Selain itu, di Desa Margomulyo warga kurang mampu yang mendapat BLT DD jumlahnya 54 kepala Keluarga, Desa Panggungrejo 110 KK, Desa Kalitengah 135 KK, dan Desa Bumiayu 109 Kepala Keluarga.

Kepala Desa Margomulyo Haldoko Margo Raharjo kepada wartawan BMonline mengatakan, jumlah 54 Kepala Keluarga (KK) yang mendapat bantuan langsung tunai dari dana desa (DD) di Desa Margomulyo ini, merupakan hasil musyawarah  bersama tokoh masyarakat, baik tokoh agama, tokoh ormas, lembaga desa, RT/RW dan tokoh yang lain yang ada di desa.

“Hasil musyawarah menyepakati warga kurang mampu yang diberi bantuan lewat BLT dana desa sebanyak 54 KK, ini diluar warga kurang mampu yang sudah mendapat bantuan dari pemerintah seperti PKH, BPNT, BST Kemensos, Bansos propinsi, dan bansos kabupaten”katanya.

Haldoko tidak menampik, bahwa sesuai dengan SE Kemendes PDTT no 11 tahun 2020, pihaknya tetap meng alokasikan anggaran maksimal 30 persen dari jumlah dana desa yang diterima untuk BLT-dana desa selama 3 bulan.

“Saya tetap mengalokasikan anggaran sebesar 30 persen dari DD untuk BLT selama 3 bulan. Namun bukan berarti anggaran sebesar itu harus habis, karena kita tidak tau kapan berakhirnya wabah virus Corona ini berakhir. ini untuk antisipasi saja dan jika wabah ini cepat selesai, sisa lebih anggaran tersebut masih bisa digunakan untuk yang lain.Yang penting bantuan ini benar- diberikan kepada warga yang memang benar-benar berhak, sehingga tepat sasaran” kata Haldoko kepada awak Media Selasa(12/5/2020) disaat pembagian BLT berlangsung di gedung Balai Desa Margomulyo.

Sementara itu, Kepala Desa Panggungrejo Karendrata, yang hari ini juga menyalurkan bantuan langsung tunai dari dana desa kepada warga kurang mampu di desanya.

Karendrata mengatakan, kebijakan yang diambil oleh pemerintah desa Panggungrejo berdasarkan hasil musyawarah desa dan disepakati bersama bahwa, untuk menentukan warga yang mendapat bantuan, mengambil dari skala prioritas dengan menggunakan kearifan lokal.

“Kalau kita mengacu pada kriteria orang miskin yang tetapkan oleh pemerintah, untuk sekarang ini sangat sulit, semisal warga yang rumahnya berlantai tanah dan tidak punya listrik,makan sehari sekali apa masih ada, kalau ada jumlahnya tidak banyak, maka sesuai hasil kesepakatan musyawarah desa menetapkan yang berhak mendapat bantuan melalui BLT-DD ini terutama warga yang ekonominya lemah, warga yang sakit manahun warga yang terdampak virus corona, dan juga orang yang menjadi relawan dalam penanggulan Covid-19,  itu juga patut untuk mendapat perhatian”kata kepala desa.

Lebih lanjut Karendrata menyampaikan warga yang mendapat bantuan BLT-DD jumlahnya 110 KK ” Hari ini sudah tersalurkan”katanya.

Senada dengan itu Kepala Desa Kalitengah  Sugeng SPd mengungkapkan, warga kurang mampu di Desa Kalitengah yang mendapatkan bantuan dari dana desa sebanyak 135 KK.

“Semua sudah tersalurkan hari ini, untuk menentukan warga yang mendapatkan bantuan     BLT-DD ini, penjaringannya diawali lewat musyawarah dusun (musdus) hasil dari musyawarah dusun itu selanjutnya dibawa ke musyawarah desa, hasil musyawarah desa inilah yang ditetapkan sebagai penerima BLT-DD, kriterianya yang banyak warga kurang mampu yang belum pernah mendapat bantuan dari pemerintah, warga miskin yang punya keluarga yang sakit kronis menahun, dan warga terdampak wabah Corona seperti  warung, sopir ledog dan sebagainya”ungkapnya.

Sedangkan untuk Desa Bumiayu, jumlah warga penerima bantuan langsung tunai dari dana desa ini sebanyak 109 kata Kepala Desa Bumiayu Agus, dihubungi melalui Whatsapp (WA). (Sunyoto).

Penulis : Sunyoto

banner 700x280 banner 700x280 banner 700x280 banner 700x280 banner 700x280 banner 700x280 banner 700x280 banner 700x280 banner 700x280" banner 700x280 banner 700x280 banner 700x280 banner 700x280 banner 700x280 banner 700x280 banner 700x280 banner 700x280 banner 700x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.