Rapat di Kebun Kentang Dihadiri Dandim 0736/Batang, Bupati Minta Terapkan Kebijakan New Normal

0
74
Foto : Dok Pen-0736/Batang

BATANG, BMonline – Komandan Kodim 0736/Batang Letkol Kav Henry RJ Napitupulu Menghadiri Rapat yang digelar Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Batang untuk memutuskan kebijakan new normal. 

Ada yang tak biasa dalam rapat kali ini, rapat digelar di Kebun Kentang dengan mendirikan tenda kompi Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) diketinggian 1.500 Mdpl Bukit Siderik Dukuh Sigemplong, Desa Pranten Kecamatan Bawang, Rabu (3/6/2020). 

Rapat tersebut dihadiri Bupati Batang Wihaji bersama Wakil Bupati Suyono, Ketua DPRD Maulana Yusup, Komandan Kodim 0736 Batang Letkol Kav Henry RJ Napitupulu, Kapolres Batang AKBP Abdul Waras, Ketua MUI KH Zainul Iroqi. 

Sebelumnya Bupati Batang Wihaji bertatap muka bersama warga masyarakat Sigemplong, di sampaikan bahwa di kabupaten Batang ada 39 positif covid, RS Batang khusus covid sudah penuh, protokol kesehatan agar di laksanakan, cuci tangan, jaga jarak, walaupun di atas gunung namun yang datang dari berbagai wilayah.

“Kita jangan ceroboh atau nggampangke, dari 39 yang sembuh 14 orang. Harapan Bupati sehat semua, sebelum penerapan new normal live, kita harus hidup dengan berdamai dengan covid, tidak menyepelekan,” Ucap Bupati Batang.

Bupati Batang Wihaji mengatakan, rapat ditempat dengan fasilitas yang memadai sudah biasa, namun rapat di alam yang terbuka dengan pesona alam ini, harus tetap menerapkan protokol kesehatan. 

“Niatan saya rapat di alam dengan pesona yang indah dan sejuk, namun tetap terapkan physical distancing serta protokol kesehatan lainya,” kata Wihaji.

Di sampaikan juga, bahwa jalan tembus Bawang – Dieng Banjarnegara merupakan akses baru yang sempat viral sebagai destinasi baru, Karena banyak pengunjung yang mengabaikan protokol kesehatan. 

“Jalan tembus Bawang – Dieng Banjarnegara menjadi viral karena akses jalan yang ektrim dan halus dengan pesona alam yang indah menjadi destinasi baru, ” jelas Wihaji 

Dalam rapat tidak hanya memutuskan kebijakan tentang menuju new normal atau tatanan kehidupan baru untuk uji coba skema tempat ibadah, pasar, obyek wisata, dan pelayanan masyarakat yang ada kerumunan.

“Sebelum rapat juga mensosialisasikan ke warga sekitar tentang new normal, agar tetap aktifitas terbatas dengan physical distancing, pakai masker dan cuci tangan,” ungkap Wihaji. 

Pemerintah Kabupaten masih dalam situasi latihan new normal atau berdamai dengan covid-19, menganggap virus corona sesuatu yang biasa tapi jangan ceroboh dan tetap disiplin dalam penerapan protokol kesehatan. 

“Protokol kesehatan harus tetap dijalankan, sebagai langkah antisipasi penyebaran virus. Karena kalau kita tidak berdamai negara akan lumpuh. Maka aktivitas ekonomi, pelayanan masyarakat harus tetap jalan,” Tutup Wihaji.  (Budi/Pen – 0736 ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here