Bareskrim Berhasil Ungkap Jaringan Narkoba Malaysia

0
248

Jakarta, Beritamerdekaonline.com – Badan Reserse Kriminal Polisi Republik Indonesia (Bareskrim Polri) kembali menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu seberat 159 kilogram, 3.000 butir ekstasi dan 300 butir Happy Five (H5). Lima orang ditangkap dalam kasus ini.

Kabareskrim Komjen (Pol) Listyo Sigit Prabowo mengatakan, peredaran narkoba berhasil digagalkan oleh tim Bareskrim. Sekaligus, dilakukan di tiga tempat berbeda dari Operasi Halilintar yang dilakukan. Berawal dari Informasi pengungkapan kasus ini berawal dari tanggal 27 Mei 2020 lalu.

“Total barang bukti yang kita amankan kurang lebih 159 kilogram sabu, ekstasi 3.000 butir dan H5 300 butir,” kata Komjen Listyo Sigit Prabowo di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis siang tadi (25/6/2020).

Sebelumnya, operasi tanggal 27 Mei 2020, didapatkan 35 kg sabu dan diamankan. Dari operasi kedua tanggal 18 Juni 2020 diamankan 5 kg sabu dan operasi tanggal 21 Juni 2020 sebanyak 119 kg sabu diamankan.

Keberhasilan tim Bareskrim adalah sebuah rangkaian. “Kita berhasil menangkap lima tersangka dan barang bukti kita sita dari TKP pertama 35 kg sabu dengan kemasan plastik lakban coklat, HP dan uang Rp 700 ribu,” jelas Kabareskrim kepada awak media, kamis tadi, (25/6/2020).

Lanjutnya, tempat kejadian yang ke dua sebanyak 5 kg sabu dengan kemasan teh China warna hijau, 3.000 ekstasi, dan 300 H5, 2 HP, dan Rp 900 ribu.

“Ketiga, dapat 119 kg sabu dengan kemasan teh China kemasan hijau dan kuning, 1 kapal motor dan empat Handphone dan salah satu handphone satelit,” tandas Komjen Sigit.

Kasus ini masih didalami oleh tim Bareskrim. Sebab, diduga pelaku berhubungan dengan sindikat internasional.

“Kami dalami dan ternyata yang bersangkutan (tersangka ES) berhubungan dengan kelompok jaringan. Kita dapat info bahwa sebelumnya telah diturunkan juga barang di Pekanbaru dan tim bergerak dan tanggal 18 Juni dilakukan penangkapan saudara inisial SD. Didapati dari SD ini barang bukti narkoba sabu lima kg dan 3.000 butir ekstasi, 300 butir H5,” tandasnya.

Hal ini juga Sigit menyampaikan, berdasarkan pendalaman informasi tersangka berhubungan dengan Tuan X yang berdomisili di Malaysia. “Bahwa info Tuan X berhubungan dengan tersangka A yang ada didalam lapas saat ini,” tutupnya. (ams)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here