Program Kampung Tangguh Putuskan Rantai Penyebaran Covid-19 di Launching

0
121
Foto: Wakil Bupati Aceh Tengah Firdaus , SKM tinjau Kampung Tangguh Penyebaran Covid 19

Aceh tengah, Beritamerdekaonline.com – Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Kepolisian Resort (Polres) Aceh Tengah, melaunching program Kampung/Desa Tangguh di Kabupaten Aceh Tengah. Program ini merupakan  kerjasama Polres Aceh Tengah dengan Kampung Hakim Bale Bujang di Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah merupakan bagian dari program Kampung Tangguh Nusantara yang menjadi program khusus Kapolri dan Panglima TNI.

Kapolres  Aceh Tengah, AKBP Nono Suryanto SIK, ketika dikonfirmasi Selasa (30/6/2020) menyebutkan peluncuran Kampung Tanggung di daerah berhawa sejuk ini adalah salah satu upaya mempertahankan status zona hijau yang sampai saat ini disandang oleh daerah ini dengan nol kasus psitif covid (zero case) juga untuk menaingkatkan ketahanan kampung dalam memutuskan rantai penyebaran covid.

“Sampai saat ini kita masih mampu mempertahankan status zona hijau, tapi ini jangan sampai membuat kita terlena,  kita harus mengantisipasinya sejak dini. Salah satunya dengan peluncuran program  Kampung Tangguh, ini sebagai bentuk antisipasi jika nanti terjadi virus di wilayah kita, masyarakat kita sudah siap mencegah dan menangkalnya, artinya kita bangun kampung ini agar  mempunyai ketahanan dalam menghadapi kemungkinan kondisi  terburuk ditengah pandemi covid ini” kata AKBP Nono Suryanto.

sebelumnya, untuk mengetahui kesiapan kampung tangguh ini, Wakil Bupati Aceh Tengah, Firdaus, SKM bersama Kapolres Aceh Tengah, meninjau Kampung Hakim Bale Bujang yang dinilai telah siap untuk melaksanakan program kampung tangguh ini.

Kepada Wakil Bupati, Kapolres menjelaskan bahwa program Kampung Tangguh Nusantara adalah program penguatan kelembagaan dan sumberdaya kampung agar  memiliki ketahanan dalam menghadapi pandemi covid-19.  Ketahanan dimaksud meliputi ketahanan ekonomi, pangan, pendidikan dan kesehatan.

“Kami menilai kampung Hakim Bale Bujang ini sudah siap untuk menjalankan program kampung tangguh ini, karena kampung ini telah memiliki berbagai fasilitas untuk mendukung ketahanan kampung tersebut ” tuturnya.

Dipilihnya  Kampung Hakim Bale Bujang sebagai kampung tangguh, karena kampung yang saat ini dipimpin oleh Reje/Kepala Kampung Misriadi ini  merupakan kampung yang paling responsif dalam pencegahan penyebaran covid, kampung ini merupakan kampung siaga covid pertama di Kabupaten Aceh Tengah. Sebagai penunjang ketahanan, kampung ini telah memiliki fasilitas seperti ketersediaan perpustakaan, taman baca, dan PAUD untuk bidang pedidikan. Di bidang ekonomi, kampung ini juga punya potensi pertanian dan peternakan, juga mengelola obyek wisata alam Bur Telege yang menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat.

“Dalam hal ekonomi, desa ini sudah disiapkan agar masyarakatnya bisa melakukan usaha pertanian dan peternakan, dengan demikian kampung ini akan memiliki kemandirian,  jadi tidak ada ketergantungan dari luar, dan kalau kita lakukan pembatasan mobilitas penduduk, perekonomian warga tetap berjalan” ucap Nono.

Di bidang kesehatan, di kampung ini juga sudah disiapkan ruang isolasi, juga ada persediaan obat dalam jumlah yang memadai. Intinya ketika kampung sudah tangguh dan memiliki ketahanan sendiri di bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan, akan lebih mudah melakukan upaya pemutusan mata rantai penyebaran covid ini. (Man)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here