Cegah Penyebaran COVID-19, Dandim Subulussalam: Dilarang Berekreasi Keluar Daerah

0
253
Foto: Sejumlah undangan,tengah mengikuti acara penyelenggaran komunikasi sosial dengan aparat pemerintah di aula Makodim 0118/ Subulussalam.

Subulussalam, Beritamerdekaonline.com – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0118/Subulussalam Letkol Inf Winarko, S.Ag, menuturkan, untuk mencegah penyebaran wabah COVID-19 di Kota Subulussalam, menyarankan kepada semua pihak terutama para jajaran Kodim 0118 dan masyarakat setempat agar tidak berpergian keluar daerah.

Demikian penuturan Dandim 0118/Subulussalam Letkol Inf. Winarko, S.Ag, kepada Beritamerdekaonline seusai mengikuti acara penyelenggaraan komunikasi sosial (komsos) dengan aparat pemerintah wilayah Kodim 0118/Subulussalam berlangsung di aula Makodim Subulussalam, Kamis (2/7/2020).

Acara yang bertema “Sinergitas Membangun Bangsa dan Mencegah Penyebaran COVID-19” itu turut di hadiri, Asisten II Setdako Subulussalam Lidin, S.H, Wakil ketua DPRK Subulussalam Fajri Munthe, Wakil Ketua MPU setempat Ust Maksum, para pejabat penting Makodim Subulussalam, dan sejumlah undangan lainnya.

Menurut Dandim Winarko, sebelumnya, pihaknya telah melakukan komsos/sosialisasi kepada masyarakat. Kemudian hari ini pihaknya juga mengelar acara komunikasi sosial (komsos) dengan aparat pemerintah setempat, hal ini bertujuan agar masayarakat dan pemerintah secara bersama-sama melakukan pencegahan wabah COVID-19 di wilayah 0118/ Subulussalam pada khususnya.

Untuk melakukan hal itu, tambah Dandim, perlunya kesadaran semua pihak untuk mengikuti protokoler kesehatan sesuai Standar Operasional Prosudur (SOP). terutama para aparat pemerintah yang terlebih dahulu harus taat menjalankannya.

“Terutama aparat pemerintahnya dulu yang disiplin dalam pencegahan COVID-19, baru masyarakat. Kalau aparatnya sendiri tidak bisa mematuhi, bagaimana kita memberikan contoh kepada masyarakat.” pesan Dandim Winarko.

Dandim Winarko menambahkan, terkait adanya rencana pemerintah Provinsi untuk melakukan pembatasan lintas dari dan luar Subulussalam, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait. Bahwa untuk wilayah Aceh terdapat Empat titik perbatasan yang harus di antisipasi dan membatasi masyarakat yang masuk dan keluar dari wilayah zona merah yakni di Aceh Tenggara, Subulussalam, Aceh Singkil dan Aceh Tamiang.

“Intinya, bagi masyarakat kalau hanya untuk rekreasi atau jalan-jalan saja, sudah tidak di benarkan lagi keluar daerah, dengan batas waktu sampai berakhirnya masa COVID-19. Terkecuali bagi keluarga yang sakit atau ada alasan alasan yang sifatnya emergency.” ujarnya.

Penulis: (Pundeh)

Editor: (Mitra Pizer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here