Diduga Penampungan Besi Tua Hasil Kejahatan

0
411

Pekanbaru, BeritaMerdekaOnline.com – Setelah di minta keterangan dengan anggota gudang besi tua tersebut, dia tidak ingin menjelaskan mendetilnya dari mana asal mobil-mobil yang ada di gudang tersebut. Seperti tronton yang bermuatan kontener, serta bayak lagi bekas bangkai mobil puso yang di duga tidak memiliki legelitas yang resmi, alis tidak memiliki surat menyurat, ber-nomor pelat polisi B XXXX , yang sudah lama menjadi barang simpanan di gudang tersebut, dan tidak hanya itu bayak juga Kepala mobil damtruk dan tabung gas elpiji di dalam gudang tersebut.

Pada hari Selasa, saat awak media beritamerdekaonline.com mendatangi tempat tersebut Selasa, ( 08/07/2020). Berdasar per-walikota no.12 Tahun 2010. dan ketentua pasal 40 Ayat (1) Huruf A, dan ayat (2) peraturan no. 18 tahun 1999 tentang pengolahqn bahan limbah yang berbahaya dan beracun (B3.) Menyebutkan bahwa perlu peraturan pemerintah daerah mengenai tata cara perizinan menggelolah bahan berbahaya dan beracun (B,3) Usaha wajib memiliki izin.

Usaha pengelolaan sampah meliputi usaha pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir sampah. Sekretaris Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau juga ternyata harus memiliki izin usaha nya.

Ketika diminta konfirmasi melalui salah satu anggota gudang tersebut mengatakan, ini haya besi tua yang di jual orang ke sini. Ucapnya. Namu ironisnya sering ada mobil patroli dari APH datang yang diduga meminta salam tempel Tampa harus turun dari mobil tersebut, hal itu menjadi kecurigaan, oleh beberapa awak media.

Masyarakat di Sekitar Gudang Barang Bekas yang identitasnya minta di rahasiakan, meminta kepada pihak untuk menangani kasus dan melakukan pemeriksaan. Yang Mana telah di informasi masyarakat melalui media online ini. Khususnya pihak dari Kepolisian Polda Riau. tegasnya.

Penulis : Ansori

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here