Warga Heboh!!.. Kebakaran Disebuah Ruko Bekas Bahan Bangunan

0
189

ASAHAN, Beritamerdekaonline.com – Tebalnya asap hitam menggelumbung tinggi disebuah ruko yang ludes terbakar diketahui warga ruko bekas penjual/toko bahan bangunan, lokasi ruko terbakar Dijalan Panglima Polem sekitar pukul 18:10 Wib. Rabu (8/7/2020).

Peristiwa hal tersebut 3 (Tiga) unit mobil pemadam kebaran Satpol PP Pemkab Asahan langsung terjun ke lokasi begitu mendapatkan kabar kebakaran tersebut. Namun upaya pemadaman sempat terhambat karena ruko yang sudah dikepung asap hitam tersebut pada bagian pintu besinya terkunci rapat hingga akhirnya petugas pemadam membutuhkan waktu untuk mendobrak pintu sebelum api menjalar ke bangunan lainnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Asahan, Sofian Manulang menjelaskan kepada awak media kendala ,pintu besi yang sulit dibuka menjadi salah satu kendala anggotanya di lapangan memadamkan api.

” Sebab kiri kanan bangunan ruko yang terbakar tersebut merupakan rumah warga bahkan salah satunya klinik spesialis dokter”, ucap Sofian.

Selanjutnya Kasat Pol PP Asahan, sempat terkendala memadamkan api dan Petugas kita harus membobol pintu besinya dulu karena api sudah mengepung bangunan ini.

” Sejauh ini belum bisa menyimpulkan dugaan penyebab terjadinya kebakaran. Sebab saat kejadian berlangsung kondisi ruko dalam keadaan kosong tidak berpenghuni”, jelas Sofian.

Dikatakannya lagi, Kebetulan memang ruko ini sudah lama kosong Gak ada orangnya dan hampir satu jam petugas pemadam kebaran berhasil menjinakkan api. Ramainya kerumunan masyarakat yang antusias ingin melihat kejadian tersebut sempat menimbulkan kemacetan lalu lintas di seputar lokasi kejadian,” cetus Sofian.

Sumber kedua mengatakan, Faisal kepala lingkungan setempat menerangkan ruko tersebut diketahui dimiliki oleh seorang warga keturunan bernama Hody. Namun menurut pengakuan kepling sejak tiga bulan terakhir dibiarkan kosong oleh pemiliknya”, pungkasnya.
(DODI ANTONI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here