Terkait Pelanggaran Ketua DPRD Jepara, Badan Kehormatan Belum Ada Keputusan

0
448

JEPARA, Beritamerdekaonline.com – Terkait Mosi tidak percaya 36 dari 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Jepara atas kepemimpinan Ketua DPRD Jepara, Imam Zusdi Ghazali, hingga saat ini belum ada kabar beritanya. Mosi tidak percaya tersebut dilayangkan anggota Dewan kepada Badan Kehormatan DPRD Jepara.

Awal mula mosi itu muncul diduga karena Imam sebagai Ketua DPRD Jepara tidak menggunakan fungsi kolektif kolegial dalam mengambil kebijakan dan keputusan. Selain itu, Imam kerap absen dalam memimpin rapat paripurna tanpa alasan yang jelas dan juga menggunakan fasilitas kantor untuk acara keluarga yakni untuk meeting dan rapat.

Seperti diketahui, Surat kepada Badan Kehormatan (BK) Dewan telah dikirim pada tanggal 15 Mei 2020 melalui Sekretariat Dewan, namun hingga saat ini, BK belum mengeluarkan keputusan secara resmi melalui rapat paripurna DPRD.

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Jepara, Muzaidi ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh Beritamerdekaonline.com belum lama ini mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait termasuk ketua DPRD Jepara.

“BK sudah melakukan pemanggilan pihak-pihak terkait termasuk saudara ketua Imam Zusdi Ghozali untuk dimintai klarifikasi,” ungkapnya.

Muzaidi mengatakan bahwa permasalahan tersebut masih dalam proses pemanggilan para Pimpinan DPRD.

“Dalam proses pemanggilan, kemarin 3 pimpinan wakil ketua datang, 1 gak datang,” terangnya.

Lebih lanjut Muzaidi mengatakan, setelah melalui proses pemanggilan oleh para pihak, saat ini BK sudah membuat keputusan dan menurutnya, sesuai tata tertib, keputusan harus dibacakan dalam rapat paripurna.

“Dan setelah melalui proses tersebut, BK sudah membuat keputusan, namun sesuai tatib, keputusan itu akan dibacakan dalam rapat paripurna,” tuturnya.

Terpisah, Ketua DPRD Jepara, Imam Zusdi Ghozali saat dimintai tanggapan melalui pesan WhatsApp terkait mosi tersebut, dirinya enggan menjelaskan lebih jauh. Dirinya mengarahkan agar menanyakan hal tersebut kepada yang membuat mosi.

“Silahkan tanya sama yang bikin mosi mas,” ucapnya singkat.

Kemudian pada Kamis (30/7/2020) siang, Beritamerdekaonline.com mendatangi gedung DPRD Jepara untuk mengkonfirmasi ulang terkait hal tersebut dan bertemu dengan Sekwan DPRD, Trisno Santoso.

Saat bertemu dengan Sekwan, Beritamerdekaonline.com mencoba bertemu Ketua DPRD dan Ketua Badan Kehormatan lewat Sekwan.

Namun, Sekwan mengatakan bahwa ketua DPRD saat ini belum bisa ditemui dikarenakan sedang sakit.

“Untuk pak ketua kondisi saat ini beliau sakit. Kalau pak wakil ketua sih ada, karena tadi ada rapat di ruang atas, tapi untuk ketuanya gak ada,” terangnya.

Kemudian Beritamerdekaonline.com berusaha menghubungi kembali ketua Badan Kehormatan melalui sambungan telepon dan percakapan WhatsApp. Namun sampai berita ini ditayangkan, belum ada jawaban dari ketua BK. (Mualim)

Penulis : Mualim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here