Niat Nyelesaikan Masalah, Warga Jalan Gedang Malah Diduga Dikeroyok Oknum Polisi

0
329
Korban Syariyal Nova (43) warga Jalan Gedang (kiri) bersama kuasa hukumnya Bendrawardana, S.H., M.H., (kanan).

Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Miris yang dialami Syariyal Nova (43) warga Jalan Gedang berniat datang ke Mapolsek Gading Cempaka untuk menyelesaikan permasalahan hukum malah diduga dikeroyok oknum polisi.

Permasalahan yang ingin diselesaikan di Mapolsek Gading Cempaka tersebut tentang perkelahian anak dari Nova sapaan akrabnya.

Atas kejadian diduga pengeroyokan tersebut korban Nova melaporkan seorang oknum perwira pertama Polda Bengkulu ke Mapolda Bengkulu Selasa (28/7) lalu.

Pelaporan itu terkait dugaan pengeroyokan yang dialami korban di kantor Polsek Gading Cempaka, Selasa (28/7).

Akibat dugaan pengeroyokan itu, korban mengalami luka robek dipelipis mata sebelah kiri.

“Usai kejadian tersebut klien kami langsung berobat ke RSMY Bengkulu dan mendapatkan dua jahitan di pelipis mata kirinya,” terang kuasa hukum korban Bendrawardana, S.H., M.H., dalam keterangan persnya kepada sejumlah awak media, Sabtu (01/8/2020) siang.

“Setelah berobat dan ambil bukti visum masalah ini langsung kami laporkan ke Polda Bengkulu,” lanjut Bendra.

Dijelaskan Bendra, kronologis kejadian bermula dari kliennya datang ke Polsek Gading sekira pukul 19.00 WIB, Selasa (28/7).

Kedatangan bermaksud untuk menyelesaikan permasalahan hukum yang sedang dialami anaknya.

Setiba di kantor Polsek Gading, secara tiba-tiba klien kami dihadang oleh sekelompok orang yang ingin menyerang.

“Spontan klien kami berusaha untuk merelai upaya penyerangan itu. Saat itulah klien kami dipukul oleh tiga orang dari kelompok tersebut,” beber Bendra.

“Belakangan baru diketahui bahwa salah satu dari pemukul itu adalah oknum perwira Polisi yang berdinas di Polda Bengkulu,” jelasnya.

Bendra menyayangkan kejadian yang menimpa kliennya itu. Apalagi tidak ada urgensi dari keberadaan oknum Polisi yang terlapor itu atas upaya penyelesaian hukum yang dilakukan kliennya di Mapolsek Gading Cempaka.

“Kami meminta agar pihak Polda Bengkulu bisa menyelesaikan laporan klien kami secara profesional dan transparan,” pinta Bendra.

“Kami juga meminta agar CCTV di Mapolsek Gading Cempaka yang merekam kejadian dugaan pengeroyokan tersebut bisa dibuka untuk bahan rekonstruksi ulang kasus yang menimpa klien kami,” lanjut Bendra.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno saat dikonfirmasi media ini terkait kasus tersebut belum memberi keterangan. Sehingga klarifikasi atas kasus dugaan pengeroyokan ini belum diterima media ini. (BM)

Baca juga https://www.beritamerdekaonline.com/2020/08/01/kapolda-bengkulu-respon-cepat-soal-kasus-dugaan-pengeroyokan-warga-jalan-gedang-oleh-oknum-polisi/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here