Eksepsi: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Terhadap Damar dkk Batal Demi Hukum

0
287
Foto: Dok / Kuasa Hukum Damar dkk, Haruman Supeno MH di Pengadilan Negeri, Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2020)

Jakarta, Beritamerdekaonline.com – Kuasa Hukum Damar dkk, Haruman Supono MH hari ini menyampaikan sidang eksepsi nota keberatan di depan ketua Majelis hakim.

“Kami menolak seluruh isi dakwaan jaksa penuntut umum (JPU), karena Damar, Hasan dan Eko dipaksakan dan dikriminalisasikan artinya dalam pidana ini unsurnya A Quo artinya tidak dapat dipidana, batal demi hukum,” ujar Advokat berkacamata ini,” di Pengadilan Negeri, Jakarta Selatan, Rabu sore (5/8/2020).

Sebelumnya Damar, Hasan dan Eko, diduga melawan petugas dan penghasutan dengan sangkaan Pasal 212 jo pasal 160 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahunan penjara.

Damar dan kawan kawan, ditahan dan ditangkap dengan dugaan penghasutan oleh petugas Polsek Metro Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Hal ini, kata Haruman Supono sesuai dengan surat edaran Mahkamah konstitusi No 7/PUU-VII / 2009 bahwa pasal KUHP 160 yang sebelumnya formil menjadi materiil sehingga tidak dapat dipidana terkait delik penghasutan.

Kuasa Hukum ini juga berpesan, agar pihak petugas penegak hukum (Polsek Pesanggrahan: red) sudah selayaknya memberikan edukasi terkait ketertiban umum. “Tidak asal tangkap seperti penggerebekan narkoba dan harus dibiasakan surat penangkapan terlebih dahulu,” tandasnya.

Dia juga berharap agar hakim memberikan dan mengabulkan putusan sela. “Sesuai KUHP 143 ayat 1(b), ayat 3, Jaksa penuntut umum memberi dakwaan tidak jelas dan tidak sebagaimana mestinya,” tutupnya. (ams)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here