Operasi Patuh Kie Raha Berakhir, Ratusan Pelanggar di Berikan Sangsi

0
156

HALTIM, Beritamerdekaonline.com- penyelenggaraan Operasi Patuh  Kie Raha  2020, Satuan Lalu Lintas Polres Halmahera Timur, Maluku Utara telah memberikan sangsi tindakan langsung dengan bukti pelanggaran atau tilang kepada kendaraan roda empat maupun roda dua. jumlahnya mencapai 111 unit Selain itu peringatan dalam bentuk teguran diberikan kepada 216 pengguna jalan yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas.

Kapolres Haltim Akbp Mikael  P Sitanggang, S.IK, MH. didampingi Kasat Lantas Iptu Ikhwan SE  melalui Kasubaghumas Iptu Jufri Adam, S.Sos menjelaskan bahwa  Operasi Kepolisian terpusat Kewilayahan dengan sandi Patuh Kie Raha 2020 dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 23 Juli 2020 dan berakhir harin Rabu tanggal 5 Agustus kemarin 2020.

“Petugas Kepolisian melaksanakan pemeriksaan  kelengkapan surat kendaraan saat Operasi Patuh Kie Raha 2020  di Jalan lintas  Wasile Seletan ke maba Selatan, pertigaan Tugu Tani Wasile Timur, pertigaan Gamesan, Maba dan wilayah Kabupaten Halmahera Timur pada umumnya,”ujarnya Kamis (6/8/2020).

Lebih lanjut Kasat menyampaikan, Operasi Patuh Kie Raha 2020 kasus pelanggaran terbanyak dilakukan sepeda motor dengan jenis pelanggaran melawan arus lalu lintas dan tidak menggunakan helem orang yang di bonceng. Operasi Patuh Kie Raha  2020  dengan jenis pelanggaran tilang, teguran dan laka lantas dalam perbandingan  Operasi Patuh Kie Raha 2019 dan 2020  untuk kasus pelanggaran  tilang  719 tahun 2019  dan 111 kasus tahun 2020.

“Trend turun  -84,56 % , teguran  136 kasus ditahun 2019 dan tahun 2020 pelanggaran teguran  216  trend naik 58,82 % dan laka lantas ditahun 2019, 1 kasus sedangkan tahun 2020 Nihil trendnya turun -100 %, hal ini tingkat kesadaran masyarakat mematuhi peraturan Lalu Lintas cukup tinggi  diwilayah Kabupaten Halmahera Timur, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan angkutan jalan”ungkap Kasat Lantas.

Kasat menguraikan, ada dua jenis pelanggaran tematik utama dan tematik tambahan yang menjadi sasaran utama dalam Operasi  Patuh Kie Raha  2020 yakni
3 pelanggaran tematik utama :

  • tidak menggunakan helm
  • melawan arus
  • muatan lebih (orang/barang)
    3 pelanggaran tematik tambahan :
  • Melanggar rambu-rambu Lalu Lintas
  • melanggar lampu merah
  • pengendara dibawah umur.

“Dalam melaksanakan operasi selain pemeriksaan kelengkapan kendaraan,  petugas operasi Patuh yang dikedepankan Satuan Lalu Lintas  dapat membagikan masker kepada masyarakat pengguna jalan yang tidak menggunakan masker,”ujarnya

Kasat memberikan ucapan terima kasih kepada masyarakat, yang telah mematuhi peraturan Lalu  Lintas dalam pelaksanaan operasi patuh Kie Raha 2020 ditengah Covid – 19 masyarakat tetap menjaga disiplin protokol Kesehatan guna memutus mata rantai Covid -19. (HMH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here