Sidang Lanjutan Sengketa Lahan BMW, Ahli Waris Pegang Surat Lebih Tua Dari Tergugat

0
1324

Jakarta – Sidang dengan agenda pembuktian surat dari paraTergugat telah terlaksana walaupun masih akan dilanjutkan minggu depan, sebab, ada bukti surat yang kurang atau belum lengkap yang diajukan oleh salah satu Tergugat II dalam hal ini Pemprov DKI Jakarta.

Namun, dari bukti surat yang di ajukan oleh para Tergugat terutama dari Tergugat II Pemprov DKI Jakarta saat sidang, disana terbukti bahwa Tergugat II mendapatkan lahan BMW dari Tergugat I PT Agung Podomoro dimana PT Agung Podomoro mendapatkan lahan BMW dari beberapa penggarap.

“Jika dilihat pelepasan dari penggarap terjadi di tahun 1977 dan tahun 1990 kalau saya tidak salah lihat, artinya, orang tua dari klien saya, Alm Zakaria M mempunyai bukti Garapan yang lebih tua umurnya yaitu tahun 1963 dan sampai saat ini tidak mendapatkan ganti rugi,” ujar Anthony Siagian saat diwawancarai, Senen (7/9/2020).

Juga dipertanyakan, lanjut Anthony, adalah terkait bukti surat dari Tergugat I PT Agung Podomoro yang hanya mengajukan dua alat bukti surat, namun tidak ada bukti surat terkait dari mana Tergugat II mendapatkan lahan BMW tersebut.

“Tergugat I hanya mengajukan bukti surat terkait AD ART PT Agung Podomoro saja. Artinya, Tergugat I bisa saya tafsirkan tidak bisa membuktikan dari mana bisa mendapatkan tanah lahan BMW hingga akhirnya diserahkan kepada Tergugat II Pemprov DKI Jakarta sebagai lahan pengganti Fasum dan Fasos,” terang Anthony.

Anthony berharap Majelis Hakim yang menangani perkara ini jeli atas bukti bukti yang diajukan oleh Para Tergugat, artinya, terkait bukti sertifikat yang diajukan oleh Tergugat II Pemprov DKI Jakarta bukanlah sebagai pokok perkaranya melainkan bagaimana tanah lahan BMW ini sebelum menjadi sertifikat atas nama Pemprov DKI Jakarta.

“Artinya riwayatnya tanah lahan BMW ini bermuasal dari mana,” cetus Anthony.

Selanjutnya, jelas Anthony, sudah dibuktikan oleh Tergugat II bahwa di dapat dari Tergugat I PT Agung Podomoro dimana Tergugat I mendapatkan dari para Penggarap atau pemilik atau yang menunggu tanah lahan BMW, namun di bukti surat yang diajukan oleh Tergugat II terbukti bahwa tahun transaksi antara Tergugat I PT Agung Podomoro dengan para Penggarap adalah tahun 1990 – 1977. Artinya, surat garapan Alm Zakaria M lebih tua umurnya yaitu tahun 1963.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa membantu dan berpihak kepada klien saya yang terzolimi …Aminnn,” harap Anthony Siagian.(M. Budi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here