Deklarasi KAMI, Anang Imamudin : Tujuan KAMI Selamatkan Indonesia

0
552

MAGELANG, Beritamerdekaonline.com – Bumi Magelang tanah yang tua. Bumi Magelang tanah pusaka. Sejarah babad tanah jawa dari mulai Syekh Subakir yang bertarung dengan raja jin di hutan tanah Jawa sampai dengan sejarah heroik lainnya yang tertoreh di Bumi Magelang.

Gunung Tidar yang merupakan pakuning tanah jawa dan pusering jagad adalah sebuah kekuatan alam yang menjaga stabilitas pulau jawa dan dunia dari persepsi metafisika dan spiritual. Bukan itu saja, peninggalan peradaban adi luhung yaitu Candi Borobudur di Magelang adalah bukti sejarah begitu tinggi peradaban jaman abad ke 8 masehi sampai saai ini masih terlihat gagah perkasa di Magelang.

Selain rentetan sejarah tersebut, Magelang terbukti sebagai tanahmya para ulama dan tanahnya para jenderal. Banyak ulama-ulama besar lahir di Bumi Magelang, pesantren-pesantren besar juga masih eksis di Bumi Magelang sampai saat ini. Selain itu, Bumi Magelang juga melahirkan para Jenderal yang dididik di lembah gunung Tidar yaitu Akademi Militer.

Hal ini di ceritakan Anang Imamudin saat menggelar Deklarasi KAMI di Magelang, Sabtu (12/9/2020) siang ini, dalam deklarasi ini, ia menjelaskan, bahwa Magelang dengan semua kelebihannya memberikan konstribusi yang tidak sedikit untuk bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini.

“KAMI yang lahir, hidup, berproses dan mungkin akan mati di Bumi Magelang ini juga, akan ikut memberikan konstribusi untuk bangsa dan negara tercinta ini Indonesia,” kata Anang.

“KAMI bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa. KAMI hanya sekumpulan orang yang berbekal nurani serta akal sehat,” tambahnya.

Lanjut Anang, Ditengah kondisi bangsa dan negara yang semakin jauh bergeser dari cita-cita mulia para pendiri bangsa dan juga indikasi fenomena cengkeraman penjajahan modern terhadap bangsa ini, KAMI di Magelang Raya ingit ikut cantut tali wondo ikut memperbaiki dan menyelamatkan INDONESIA dari penjajahan modern serta kehancuran-kehancuran

“KAMI di Magelang bukan rombongan geng ster, bukan kelompok radikal, bukan tukang kisruh. KAMI adalah kumpulan orang-orang yang peduli, yang punya iman, yang menghormati sesama serta menghargai satu dengan yang lain dan pastinya KAMI di Magelang paham betul pesan para kiai-kiai KAMI yaitu Hubbul Wathon Minal Iman (Cinta tanah air adalah sebagian dari iman). Maka dari itu, saatnya dari Magelang KAMI selamatkan Indonesia,” tandasnya.  (Candra).

Penulis : Candra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here