Kasus Covid-19 Meningkat, Politisi PPP Sorot Kinerja Gugus Tugas

0
232
Foto: Anggota DPRK Aceh Selatan Yenni Rosnizar, SKM. (Kausar)

TAPAKTUAN, Beritamerdekaonline.com – Semakin meningkatnya jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Ada ratusan kasus, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan (GTPP)  Aceh Selatan, Rabu, (16/09/2020).

Terkait hal tersebut, Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan (GTPP)  Aceh Selatan menekankan pada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (Prokes) dalam segala aktifitas di luar rumah.

Anggota DPRK Aceh Selatan, Yenni Rosnizar, SKM, pada awak media Rabu (16/09/2020) mengatakan, penambahan kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 di Asel sangat signifikan, pihaknya mempertanyakan kerja Gugus Tugas dalam melakukan Pencegahan dan penanganan.

“Yang dikuatirkan dari penyebaran Covid-19 di Aceh Selatan dimana sudah ada kluster–kluster baru, seperti halnya transmisi lokal, kemungkinan kita tidak tau lagi apa ada dokter dan Perawat yang terkonformasi ditingkat Puskesmas dan RSU sehingga pelayanan kesehatan harus steril dari segala aspek guna  masyarakat yang mau berobat tidak ada keraguan,” kata Yenni.

Dirinya mengharapkan, kinerja gugus tugas dalam melakukan pencegahan dan penanganan Kasus positif Covid-19 di Aceh Selatan dapat ditingkatkan lagi, sehingga sedini mungkin Aceh Selatan dapat memutus mata rantai penularan Covid- 19, kondisi ini sudah sangat mengkawatirkan.

“Sampai hari Rabu (16/9) sudah ratusan kasus positif baru, sehingga timbul kluster-kluster baru penyebaran Corona, dan yang sangat terdampak pada pelayanan publik seperti kesehatan dan pendidikan yang harus ekstra hati-hati,” terangnya Yenni.

Yang paling memprihatinkan, jelas anggota DPRK itu, kurang terbukanya Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 dalam memberikan informasi ke masyarakat, sehingga memunculkan opini liar di masyarakat.

Pihaknya mengharapkan pada GTPP Covid-19 Aceh Selatan, untuk lebih terbuka dalam mengelola data informasi, sehingga masyarakat dapat mendapatkan informasi yang pasti terkait keberadaan pasien positif Corona.

Lebih lanjut politikus PPP itu menjelaskan, Bupati Aceh Selatan dalam penanganan Covid-19 di Aceh Selatan belum mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang penerapan disiplin dan penegakkan protokuler kesehatan, sebagai upaya pengendalian Covid-19 untuk melakukan sosialisasi bagi masyarakat.

Harapannya Perbup tersebut, menjadi landasan bagi GTPP Aceh Selatan untuk melaksanakan tugasnya dengan memaksimalkan dan mensosialisasikan kepada masyarakat supaya mematuhi aturan yang akan diterbitkan oleh Bupati nantinya, sebagai bagian dalam mencegah penyebaran Covid-19

“Dengan adanya Perbup pendisiplinan Protokol Kesehatan nantinya bisa  menjadi landasan kerja GTPP  Aceh Selatan dalam melakukan pencegahan dan penanganan Covid-19 di Aceh Selatan,” pungkas Yenni.  (Kausar)

Penulis : Kausar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here