Ketua DPRK Agara Dan Kajari Sambangi Pengajian Bustanul Jannah

0
447
Foto : Ketua DPRK Agara sambangi Pengajian Bustanul Jannah yang memakai masker warna hijau, beserta Kajari memakai masker warna hitam. (Basri).

KUTACANE, Beritamerdekaonline.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tenggara Denny Febrian Roza,STTP,Msi beserta Kajari Kutacane Saifullah,SH,sambangi pengajian Bustanul Jannah artinya (pengajian Taman Surga) di Desa Pinding Kecamatan Bambel Kutacane, Rabu (23/09/2020), malam ini pukul 22.00 Wib.

Ketua DPRK Denny Febrian Roza mengatakan, pada kesempatan itu, ia bersama kajari Kutacane merasa bangga sudah bisa hadir di pengajian Bustanul Jannah ini, dan ia pribadi sangat terharu melihat orang-orang tua yang begitu antusias mengikuti pengajian, karna ia melihat di daerah-daerah lain tidak ada seperti ini antusiasnya orang-orang tua mengikuti pengajian seperti ini.

“Namun, yang lebih semangat saya lagi terhadap orang tua ku yang menggikuti pengajian ini tidak perduli cuaca hujan, namun tetap semangat mengikuti pengajian,” kata Denny.

“Kepada orang-orang tua saya, sekarang ini, daerah kita lagi di landa musibah virus Corona, jadi untuk memutus rantai virus itu, saya harapkan agar patuhi Protokol Kesehatan (Prokes) yang di anjurkan oleh pemerintah, dengan pengajian ini kita do’akan sama-sama kepada Allah SWT semoga wabah virus Corona ini musnah dari daerah kita,” harap Denny.

Sementara, Tgk H.Marhaban Husni,JS pimpinan pengajian Bustanul Jannah mengucapkan, selamat datang ketua DPRK dan Kajari yang sudah hadir di pengajian Bustanul Jannah.

“Pengajian Bustanul Jannah ini awalnya hanya 3 orang yang mulai menggaji, setelah berjalan satu tahun allhamdulilah pengajian Bustanul Jannah sudah mencapai kurang lebih 400 orang anggota jama’ah penggajian dan pengajian ini kita lakukan setiap hari dan setiap malam,” jelas Tgk H.Marhaban Husni,JS.

Tambah Tgk Marhaban, wajibnya pengajian itu tidak ada satu celah pun umat muslim yang tidak boleh tidak mengaji. “Itulah wajibnya menggaji agar sholat kita di terima Allah SWT sesuai dengan tuntunan sari’at islam,kecuali kepada orang gila dan orang sakit tidak di wajibkan untuk menggaji,” katanya

“Saudara ku kita hidup di dunia ini tidak lama, hanya berkisar 70 tahun, lewat dari pada itu hidup tidak ada gunanya, dikarenakan makanan-makanan yang enak tidak bisa lagi di makan, jadi jangan kita sia- siakan hidup kita ini, tanpa mengaji dan sholat,” himbau Tgk,H Marhaban Husni Js. (Basri)

Penulis : Basri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here