Pelatihan PSM Program PINTAR Tanoto Foundation Tingkat SMP/MTS, Dibuka Kadisdik Kabupaten Asahan Secara Online

0
126

ASAHAN, Beritamerdekaonline.com – Kepala Dinas Pendidikan  (Kadisdik) Kabupaten Asahan Drs. Sofian, M.Pd membuka Pelatihan Peran Serta Masyarakat Program PINTAR Tanoto Foundation Sekolah Mitra Tingkat SMP/MTS secara daring (online) Zoom meeting.Selasa ( 29/09/2020)

Dijelaskan, Drs. Sofian, M.Pd Kadisdik Asahan dalam sambutannya mengatakan bersyukur kita atas nikmat kesehatan yang diberi kan allah SWT,kita masih bisa melaksanakan pelatihan saat ini.walaupun secara daring (online) Zoom meeting.

Setelah itu Drs. Sofian kemarin  kita masih bisa secara  tatap muka dan saat ini kita hanya bisa secara daring (Online) zoon meeting dikarenakan negara kita masih dilanda virus Covid-19.

” Dan saya berharap covid-19 ini cepat berlalu dari negara kita dan terkhususnya Kabupaten Asahan ini agar bisa proses mengajar dan belajar kira kembali normal seperti biasa”, Ucapnya.

Kadisdik Asahan juga mengatakan Tanoto Foundation merupakan mitra sekolah yang sangat bagus dalam program pembelajaran dan mengajar.

“ Saya sangat berterima kasih kepada Tanoto Foundation Yang sudah membuat program ini,”

Drs. Sofian juga berpesan kepada para peserta agar serius untuk menyerap semua ilmu yang diberikan dalam program kali ini. 

“kiranya nanti ilmu yang didapat dari hasil akhir program ini dapat diterap kan di sekolahnya masing-masing.”harap Sofian

Beliau juga menghimbau kepada para peserta dan juga seluruh pendidik di kabupaten Asahan ini agar jaga kesehatan di massa covid-19 ini.

“Mari kita ikuti anjuran pemerintah patuhi protokol kesehatan.”tutup Sofian

Dalam kesempatan ini perwakilan Tanoto Foundation Distrik Kabupaten Asahan Aswin Purba, menyampaikan terima kasih kepada bapak  Kadisdik Kabupaten Asahan Drs. Sofian, M.Pd yang telah membuka acara pelatihan hari ini.

Kemudian Aswin Purba juga menyampaikan Pendidikan adalah tanggung jawab orang tua, pemerintah dan juga masyarakat.

“Tanpa adanya dukungan masyarakat terhadap, pendidikan tidak akan berhasil dengan maksimal,” tegasnya.

Sebagaimana diatur dalam UU No. 20 Tahun 2003 Pasal 54 Ayat 1 Tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa Peran serta masyarakat dalam pendidikan meliputi peran serta perseorangan, kelompok, keluarga, organisasi profesi, pengusaha, dan organisasi kemasyarakatan dalam dan pengendalian mutu pelayanan pendidikan.

” Ayat 2 menyatakan bahwa, masyarakat dapat berperan serta sebagai sumber, pelaksana, dan pengguna hasil pendidikan,” terang Aswin.

Setiap sekolah telah mempunyai komite sekolah yang merupakan wakil dari masyarakat dalam membantu sekolah.

Namun sampai sekarang dukungan tersebut lebih banyak pada bidang fisik dan materi. Padahal banyak sekali jenis dan bentuk dukungan yang termasuk Peran Serta Masyarakat.

Tanoto Foundation melalui program PINTAR menyelenggarakan pelatihan yang diharapkan mampu mendorong peningkatan peran serta masyarakat terhadap sekolah.

Materi dalam Pelatihan peran serta masyarakat difokuskan pada pembelajaran aktif, peran serta masyarakat, manajemen berbasis sekolah dan rencana tindak lanjut

Memperkenalkan unsur-unsur dan contoh pembelajaran aktif, meningkatkan pemahaman MBS, mengidentifikasi ciri-ciri penerapannya, dan mendalami peran kepala sekolah, guru, pengawas, dan komite.

“Meningkatkan pemahaman tentang Peran Serta Masyarakat (PSM) dalam meningkatkan mutu pembelajaran, menginventarisasi jenis PSM, dan mengidentifikasi cara mendorong PSM,” katanya.

Selain itu, dikatakan Aswin, peserta mampu mengenali unsur-unsur dan contoh pembelajaran aktif, pemahaman peserta meningkat terkait dengan MBS, mampu mengidentifikasi ciri-ciri penerapannya, dan menentukan peran kepala sekolah, guru, pengawas, dan komite dalam pengelolaan.

Pemahaman peserta meningkat terkait Peran Serta Masyarakat (PSM) dalam meningkatkan mutu pembelajaran, menginventarisasi jenis PSM, dan mengidentifikasi cara mendorong PSM. Peserta memiliki RTL yang rinci dan bisa diterapkan di sekolah/madrasah.

Beliau juga menerangkan peserta kali ini berjumlah 37 orang yang terdiri dari kepala sekolah Mitra 8 orang, guru senior mitra 8 orang, Komite sekolah mitra 16, Distric Coordinator Kabupaten Asahan 1 orang, Training Spesialis SMP 1 orang, Training Spesialis MBS 1 orang, Pengawas Sekolah Diadik SMP 1 orang dan Pengawas Sekolah Kemenag 1 orang.terang Aswin

“Kepada para peserta agar mengikuti pelatihan ini sungguh sungguh agar apa nanti yang didapat dari akhir acara dapat diterapkan disekolahnya masing masing,” pungkasnya. (Dodi Antoni/Humas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here