Fraksi Bupolo DPRD Kabupaten Buru, menolak pengesahan RAPBD TA 2020

0
101
Foto : Ketua DPRD Kabupaten Buru rum. Soplestuni SH saat menandatangani laporan pengesahan RAPBD TA 2020. (Forbes)

NAMLEA, Beritamerdekaonline.com – Fraksi Bupolo tidak ada yang mewakili untuk menyampaikan hasil akhir Fraksi, namun lewat anggota Jhon Lehalima yang mewakili fraksi Bupolo telah menerima dan menyetujui rancangan Peraturan Daerah APBD Perubahan, Sebagai peraturan Daerah. Kamis (01/10/2020)

Dari kelima Fraksi DPRD Kabupaten Buru, telah menerima dan Menyetujui Rancangan Peraturan daerah APBD Perubahan Anggaran THN 2020, untuk menjadi peraturan Daerah.

Foto : Saat penyerahan pengesahan RAPBD TA 2020 dari di Gedung DPRD kabupaten Buru. (Forbes)

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Buru, Ramly Umasugi SPi.,MM., yang dibacakan oleh Asisten I Ir. Masry Bugis, memberikan apresiasi kepada dewan yang terhormat karena di tengah kesibukan dan padatnya agenda ini.

“Khususnya para anggota dewan yang terhormat, kita dapat menyelesaikan pembahasan rancangan APBD perubahan THN anggaran 2020 tepat waktu, karena pada malam ini kita telah melaksanakan sidang paripurna DPRD dalam rangka pengambilan keputusan, terhadap rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja Daerah Kabupaten Buru tahun 2020,” jelasnya.

Lanjutnya setelah mengikuti secara seksama pokok-pokok pikiran yang disampaikan dalam kata akhir fraksi dan laporan banggar yang telah diikuti bersama beberapa saat yang lalu.

“Untuk itu saya menyambut baik apa yang merupakan catatan catatan dan koreksi maupun apresiasi yang disampaikan melalui laporan banggar, dalam rangka pengambilan keputusan DPRD kabupaten Buru atas rancangan perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 ini,” terangnya

“Dengan memperhatikan kondisi keuangan Daerah kita yang terbatas ini, tentunya semua masukan dan koreksi yang disampaikan melalui laporan banggar DPRD belum semuanya dapat diakomodasi dalam rancangan perubahan APBD ini, oleh karena itu sekali lagi saya menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan dan anggota dewan yang terhormat atas kondisi ini,” ungkapnya.

“Saya memahami sungguh, bahwa apa yang menjadi koreksi dan catatan yang disampaikan tadi melalui laporan banggar adalah juga merupakan harapan pemerintah Daerah yakni, demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten yang kita cintai ini,” tandasnya.

Setelah kegiatan Paripurna dilnjutkan dengan pembacaan doa 1 tahun masa bakti Anggota DPRD Kabupaten Buuru, sekaligus pemotongan tumpeng. (Forbes)

Penulis : Forbes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here