Bupati Kabupaten Buru Dampingi Menteri Pertanian Panen Raya Padi di Desa Grandeng Waiapo

0
250
Foto : Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr,H Syahrul Yasin Limpo SH.,MSi.saat memberi sambutan kepada para petani di Desa Grandeng Kabupaten Buru. (Forbes)

NAMLEA, Beritamerdekaonline.com – Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr,H Syahrul Yasin Limpo SH.,MSi.Yang di dampingi oleh Bupati Kabupaten Buru Ramly.Umasugi SPi.MM serta Sekda dan seluruh Forkopimda, dalam kunjungannya ke Kabupaten Buru, selain untuk melakukan panen juga menyaksikan hasil Pedet (anak sapi) yang merupakan  teknologi  Inseminasi buatan Desa Grandeng Unit 11, Kecamatan.Lolongguba Kabupaten Buru,dan sekaligus Launcing Kartu Tani, Minggu (04/10/2020) kemarin.

Selanjutnya Mentri Pertanian Republik Indonesia Dr. H Syahrul Yasin Limpo, SH. M. Si M., melaksanakan Panen Raya Padi Sawah mengunkan 1(satu) unit  mesin Tleser yang di dampingi Bupati Buru.

Foto : Bupati Kabupaten Buru Ramly.Umasugi SPi. MM saat memberi bantuan kepada para petani Desa Grandeng. (Forbes)

Kemudian kegiatan diilanjutkan dengan pertemuan dengan masyarakat dan Gapoktan dari seluruh dataran waiapo.Sambutan Bupati Kabupaten Buru Ramly.Umasugi SPi.,MM mengawali pertemuan dengan para petani menyampaikan bahwa, panen raya ini diharapkan akan dapat memenuhi kebutuhan pangan lokal maupun di seluruh Maluku,sehingga  hasil produksinya dapat meningkatkan Perekonomian di Kabupaten BuruJelas Bupati.

“Pada saat kepimpinan Dr. H Syahrul Yasin Limpo, SH. M. Si M., sebagai Gubernur Sulawesi Selatan, telah berhasil membawa Provinsi Sulawesi Selatan menjadi salah satu Provinsi terbaik dalam pengembangan padi di kanca Nasional,” Cerita Bupati Buru Ramly.Umasugi SPi.,MM.

“Kami pemerintah Kabupaten Buru di berikan tanggung jawab oleh pemerintah Provinsi Maluku, untuk meningkatkan Suplai Pangan sebesar 6% pada tahun 2019 dan itu telah mencapai target yang di tetapkan Provinsi Maluku,” Tambahnya.

Bupati meneruskan, ketika dilanda Musibah Covid -19, rata – rata daerah di Provinsi Maluku melakukan sistim buka tutup tranprotasi, sehingga para petani Kabupatrn.Buru mengalami hambatan dalam mendistribusikan hasil pangan dan logistik, petani kami di Kabupaten Buru terus melakukan upaya – upaya penanaman padi dan Hortikultural untuk menjawab kebutuhan pangan di Maluku dalam situasi Covid -19.

Sementara itu Sambutan Mentri Pertanian Republik Indonesia Dr. H Syahrul Yasin Limpo, SH. M. Si, ia diperintahkan oleh Presiden RI untuk meninjau dan melihat Daerah-Daerah yang bisa dikembangkan, untuk menjadi kekuatan ketahanan pangan di Indonesia khususnya di kawasan Indonesia timur.

“Oleh karena itu Pulau Buru menjadi pilihan salah satu lokasi pertanian terbaik di kawasan timur Indonesia, yang memiliki kondisi alam sangat bagus untuk pengembangan lahan pertanian,” tuturnya.

“Kita telah merencanakan agar Outcome nya kedepan menjadi lebih baik dengan memberikan bantuan teknologi pertanian sehingga kedepan tidak hanya single komoditi tapi bisa menjadi multi komoditi sehingga bukan saja dapat memenuhi kebutuhan daerah namun juga Nasional,” pungkasnya.

Dia menambahkan, untuk pengembangan peternakan di Kabupaten Buru juga sangat berpotensi, karena hamparan rerumputan yang sangat bagus, sehingga Buru kedepan bukan saja dari pertanian namun peternakan juga.

Kegiatan dilanjutkan dengan Penyerahan Bantuan secara simbolis dari Mentri Pertanian RI yang di serahkan kepada Para Petani dengan total Bantua sebesar Rp. 3.490.412.500 berupa Bantuan Tanaman pangan, Parasarana dan Sarana pertatian, perkebunan dan Hortikultura. (Forbes)

Penulis : Forbes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here