Rapat Paripurna DPRD, Dalam Rangka Hut Kabupaten Buru yang ke 21

0
289

NAMLEA, Beritamerdekaonline.com – Sambutan Bupati Buru yang dibacakan oleh Sekda Kabupaten Buru, M.Elias Hamid., SH.,MH  yang mengawali Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Buru, terkait HUT Kabupaten Buru yang ke 21, Sabtu (10/10/2020).

Dikatakan Sekda, pada peringatan HUT Kabupaten Buru yang ke-21 ini, semenjak dimekarkan pada tahun 1999 dan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kabupaten Buru tahun 2017/ 2022, dengan visi Kabupaten buru yang maju menuju masyarakat Bupolo yang sehat cerdas berakhlak mandiri dan sejahtera.

“Berbagai upaya yang sudah dilakukan melalui kebijakan dan program, untuk mewujudkan visi dan misi Bupati dan wakil Bupati selama kurun waktu 5 tahun, tercermin dalam capaian indikator makro pembangunan Daerah,” jelasnya.

Lanjut Sekda, dalam memperingati hari jadi ke-21 Kabupaten Buru ini, ia mengajak semua pihak dan masyarakat, untuk menghayati dan membuka memori lembaran sejarah 21 tahun Kabupaten Buru, dimana dengan kerja keras dan niat baik, berbagai capaian keberhasilan pembangunan di berbagai bidang dapat diraih pada bidang ekonomi pertumbuhan.

“Kabupaten Buru pada tahun 2012 lalu, mencapai sebesar 5,404%, kemudian di tahun 2018 naik menjadi 6,2% dan pada tahun 2019 sebesar 6,22 %, ini merupakan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Provinsi Maluku. Sedangkan laju inflasi pada tahun 2012 sebesar 31, 24%, dapat ditekan hingga mencapai angka 3,301% di tahun 2020,” ungkapnya.

“Sedangkan tingkat kemiskinan pada tahun 2012 sebesar 19, 78%, saat ini menurun menjadi 16,74% di tahun 2019. Angka ini merupakan angka terendah ketiga di provinsi Maluku untuk capaian tingkat pengangguran pada tahun 2014 sebesar 3,309%, dan  menurun menjadi 2,80% di tahun 2019, angka ini menempatkan kita pada urutan pertama terendah di Maluku,” tambahnya.

Sedangkan upaya lain yang dilakukan oleh pemerintah daerah, Kata Sekda, untuk selalu berproses menjadikan spirit nilai-nilai Alquran sebagai bagian dari program peningkatan kualitas sumber daya manusia di tengah-tengah arus globalisasi, langkah-langkah konkret ini telah dilakukan sebagai penjabaran nilai-nilai tersebut secara nyata.

“Adapun program gerakan Bupolo magrib mengaji dan gerakan bupolo membaca, yang telah berjalan beberapa tahun terakhir ini, gerakan magrib mengaji adalah bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam rangka menjaga stabilitas dalam konsep iman dan taqwa,” ucapnya.

Terkait upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat, lanjutnya, diwujudkan melalui kerjasama pemerintah daerah dengan Polres Pulau Buru, Kodim 1506/Namlea.

“Sedangkan mengenai budaya, antara lain operasi-operasi keamanan dan ketertiban, dalam pencegahan dan pemberantasan pada miras dan narkoba, serta penegakan disiplin protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Sedangkan kerjasama pemerintah daerah dengan TNI dalam bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat, melalui pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) baik bidang fisik maupun nonfisik,” tutupnya. (Forbes).

Penulis : Forbes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here