DPRD Seluma Dan Pihak Terkait, Kroscek Lahan Sengketa di Desa Jenggalu

0
491

SELUMA, Beritamerdekaonline.com – Berawal laporan masyarakat beberapa waktu yang lalu, di desa jenggalu ada lahan HGU yang habis masa kontraknya, namun masih di kuasai oleh pengelola tanpa  memperpanjang kontrak.

Hari ini rombongan DPRD Seluma beserta pihak terkait, turun langsung untuk kroscek dilapangkan dan yang hadir diantaranya, Ketua, Waka DPRD 1, Ketua komisi, anggota DPRD Seluma, Kabag tapem Pemda,  BPN, kapolres Seluma, Dandim 0425 Seluma, Ketua Pengadilan Negeri Seluma, Camat Sukaraja, Kapolsek Sukaraja, Kades Jenggalu, masyarakat penggugat, ahli waris tergugat.

“Hari ini kami menindak lanjuti laporan tersebut, maka kami hari ini rombongan DPRD Seluma beserta pihak terkait turun langsung untuk kroscek dilapangan dan melihat tapal batas lahan tersebut, yang diduga masih di kuasai oleh pengelola HGU, sedangkan lahan itu sudah inkrah atau putusan pengadilan Tahun 2019 atau setahun yang lalu,” Kata ketua DPRD Seluma Nofi Eriyan Andesca S.Sos, Selasa (13/10/2020).

Untuk itu, Lanjut Nofi, Ia meminta kepada Pemda Seluma, supaya secepatnya untuk menindak lanjuti per masalahan ini, agar tidak terjadi konflik antara warga dengan pihak pengelola.

“Jangan sampai sudah ada korban, baru di lakukan mediasi, dan secepatnya, kami minta kepada pihak Pemda dan BPN, tiap batas wilayah di pasang panjang dan papan merek, bahwa tanah ini milik negara,” ungkapnya.

Setelah melakukan kroscek di beberapa titik, Kata Nofi, ia mendapati temuan baru yang mana HGU di luar permasalahan masyarakat, Ada HGU seluas 165 hektar di kelola PT jenggalu permai juga, belum jelas ke absahanya.

Dijelaskannya, bahwa hal ini berdasarkan informasi dari beberapa sumber, PT jenggalu permai dulu izin operasionalnya untuk peternakan kambing, sedangkan sekarang sudah di jadikan lahan perkebunan sawit, itu sudah menyalahi aturan.

Lebih lanjut dikatakan, lebih janggal lagi, PT Jenggalu Permai sudah di oper alihkan ke PT Agri Andalas tanpa sepengetahuan Pemerintah Daerah Kabupaten Seluma.

“Hal ini sudah benar benar menyalahi aturan dan pihak Pemda harus secepatnya memanggil  semua yang terkait dengan permasalahan ini,” tutup ketua DPRD Seluma. (MS/ADV)

Penulis : MS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here