Rapat Kordinasi Terkait Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Pencegahan Penularan Corona

0
106

NAMLEA,Beritamerdekaonline.com -Pemerintah Daerah Kabupaten Buru, Selasa (14/10/2020), bertempat di lantai ll Ruang utama Bupati Buru, Jalan Danau Rana, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, dalam pertemuan membahas tentang Covid-19.

Rapat yang dipimpin oleh Sekda Kabupaten Buru M Elyas Hamid.,SH.,MH mengungkapkan, agar tim Covid dapat menerapkan sanksi sanksi yang melanggar protokol Covid-19, sehingga bisa memutus mata rantai, kemudian semua pintu masuk di tiap kecamatan harus diperketat.

“Pada kesempatan ini, kita melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara umum, sehingga mereka juga bisa mengerti tentang protokol Covid-19,” kata Sekda.

Lanjutnya, Khusus di tempat-tempat keramaian tertentu kalau perlu ditempatkan posko-Posko baru untuk pengawasan, sehingga dapat memantau dan memgawasi orang yang gejala Covid 19.

Sementara itu, Dandim1506/Namlea Letkol Arh Agus Guwandi di kesempatan yang sama juga mennyampaikan, pihak TNI akan membantu kegiatan ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19, dengan terus mensosialisasi kepada masyarakat, lsehingga pelayanan terkait Covid -19 bisa berjalan dengan lancar.

“Mulai hari ini kita sosialisasi kepada masyarakat, mengenai kedisiplinan bersama, sehingga pelayanan lebih bagus,” ungkap Dandim.

Senada dengan Dandim, Kapolres Pulau Buru AKBP.,Egia Febri Kusumawiatmaja juga turut memberi arahan terkait penanganan Covid -19, Kapolres menilai dengan berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pihaknya, sangat diharapkan secepatnya masyarakat segera terbebas dari pandemi Covid-19.

“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi kebijakan pemerintah, yang terkait dengan penerapan protokol kesehatan  dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sosialisasi seperti ini terus kita sampaikan terkait pola hidup dalam kedisiplinan,” unggahnya.

“Kami pihak kepolisian dan TNI tetap mengikuti mekanisme,dengan menutupi Pintu masuk perbatasan dengan Kabupaten Buru selatan dan akan diperketat,” tambahnya.

Sektor Perhubungan sebagaimana yang disampaikan oleh Kadishub Sofyan J.Samak, menurutnya, Sektor perhubungan menjadi penting khusus angkutan perhubungan laut, akan di awasi juga dengan ketat.

Namun untuk tranportasi lainnya tetap berjalan seperti biasa. Pihaknya akan melaporkan jika ada jalur tikus yang digunakan kepada babinkamtibmas dan babinsa sehingga bisa di tindak lanjuti.

Dikatakan Jubir Gugus Tugas, Suryani Rahimenyampaikan, saat ini pasien terkonfirmasi bertambah dan saat ini sedang menjalani karantina rumah tetap menjadi tanggung jawab, pihak kecamatan dan desa, juga hal-hal yang berkaitan dengan semua kebutuhannya.

“Pengawasan dan pemeriksaan kesehatan, tetap dilakukan oleh Puskesmas,” tutup Suryani. (Forbes)

Penulis : Forbes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here