LBH Banda Aceh, Aceh 80% Miskin: Tenaga Kerja Pembangunan Jalan Tol Mayoritas dari Luar

0
381

BANDA ACEH, Beritamerdekaonline.com – Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh, Syahrul, S.H., M.H. mengharuskan Pemerintah Aceh untuk mengevaluasi dan mempublikasikan tenaga kerja untuk pembangunan jalan Tol Aceh melalui dinas ketenaga kerjaan.

Pada kesempatan ini menurut Syahrul, pembangunan jalan tol seharusnya adalah kesempatan bagi pemerintah Aceh untuk menekan angka kemiskinan dan angka pengangguran di Aceh.

“Mengingat masyarakat Aceh 80 persen adalah penduduk miskin maka menjadi pekerja saat pembangunan tol adalah satu satunya cara menikmati kehadiran tol,” kata Syahrul pada Beritamersekaonline.com saat di hubungi via telepon seluler, Selasa (20/10/2020).

Lanjutnya, masyarakat Aceh tidak bisa menikmati tol saat sudah selesai, karena masyarakat Aceh tidak mampu membeli mobil. Sedangkan naik sepeda dan motor tidak bisa diizinkan di tol.

“Dalam hal ini qanun ketenaga kerjaan harus menjadi acuan seluruh lapangan kerja di Aceh. Tujuan qanun ini adalah untuk menekan angka pengangguran dan perlindungan tenaga kerja,” tegasnya.

Jika dalam pekerjaan tol Aceh tidak dimanfaatkan qanun ini untuk menjamin hak atas pekerjaan masyarakat lokal Aceh, maka qanun ini sia-sia, pasal 20 qanun ketenaga kerjaan jelas memerintahkan wajib memperioritaskan pekerja lokal dalam pembangunan di Aceh. Pungkasnya. (Kausar)

Penulis : Kausar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here