Hibah Kapal Nelayan Rakyat Banawa 119 Oleh Kemenhub RI Kepada Pemda Kabupaten Buru

0
190

NAMLEA, Beritamerdekaonline.com – Pemerintah Kabupaten Buru menerima bantuan satu unit kapal pelayaran rakyat Banawa 119, yang diserahkan oleh Kemenhub RI dan diterima langsung oleh Bupati Kabupaten Buru Ramly Umasugi SPi,MM di pelabuhan Kapal Lokal Namlea, Minggu(25/10/2020).

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buru,Jamal Samak SSTP mengatakan, berita acara serah terima hibah kapal pelayaran rakyat tersebut dihadiri langsung oleh Bupati dan Sekda Kabupaten Buru.menurutnya ini juga merupakan dukungan Bupati Buru Ramli Umasugi SPi,MM., yang mempunyai perhatian yang sangat besar terhadap kebutuhan transportasi laut oleh rakyatnya khususnya masyarakat di daerah pesisir, salah satunya di daerah kecamatan Batabual.

“Masa pandemik Covid 19 ini dengan berbagai keterbatasan dan kekurangan, setidaknya dirinya sebagai Kadis Perhubungan telah memberi sedikit warna baru dalam hal kegiatan di Dinas yang dipimpinnya, dengan telah mampu menyediakan atau menjawab persoalan transportasi laut yang selama ini sering menjadi keluhan masyarakat yang berada di pesisir, apalagi di musim ombak sekarang ini,” ujarnya.

Sambung Jamal, Jadi kapal ini merupakan kapal pelayaran rakyat, dimana beberapa dekade yang lalu masyarakat di Kecamatan Batabual, mereka sangat terbatas dalam hal transportasi baik di laut maupun darat, karena itu dirinya menjawab persoalan masyarakat disana.

“Karena selama ini juga mereka menggunakan transpotasi yang tidak layak yang tidak sesuai yang peruntukan buat angkutan orang,” unggahnya.

Namun hal ini juga tidak lepas dari dukungan Bupati Buru sehingga kapal pelayaran rakyat ini bisa di datangkan dari Banyuwangi, kapal ini panjangnya 17 mtr lebar 4 mtr, dengan daya angkut barang 10 ton,untuk penumpang bisa sesuai speck 18 org atau bahkan bisa lebih.

“Kapal ini diperuntukan bagi masyarkat pesisir,namun untuk sementara belum di atur dengan suatu regulasi sehingga mungkin tahun depan baru bisa di atur dengan aturan yang ada, dan tidak menutup kemungkinan kapal ini bisa dikelola oleh Dinas Perhubungan atau juga pihak ke tiga,” tutupnya. (Forbes)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here