Tol Sibanceh Banyak Pekerja Luar Daerah, Dinas ketenaga kerja Aceh Membantah Tudingan LBH Tanpa Data

0
524

BANDA ACEH, Beritamerdekaonline.com – Dinas Ketenaga kerjaan Aceh, Iskandar syukri, membantah keras tudingan LBH banda Aceh, terkait pernyataan LBH yang menyatakan dinas ketenaga kerjaan Aceh telah bersikap abai terhadap ketenagakerjaan Aceh, Minggu (24/10/2020).

Selain itu, Iskandar menyampaikan kekecewaannya terhadap LBH Banda Aceh yang telah menuding Dinas ketenaga Kerjaan Aceh tanpa adanya fakta dan mendalami data yang ada.

Sebelumnya, beberapa hari yang lalu LBH menyebutkan bahwa Pekerjaan Pembangunan Tol Aceh tidak memanfaatkan qanun Aceh nomor 7 tahun 2014 untuk menjamin hak atas pekerjaan masyarakat lokal Aceh.

“Maka qanun ini sia-sia, pasal 20 jelas Pemerintah wajib memperioritaskan pekerja lokal dalam pembangunan di Aceh,” jelas ketua LBH.

Ir.Iskandar Syukri, MM., MT.

Sementara itu, Iskandar membantah, menurutnya, sebenarnya Dinas Ketenaga kerjaan Aceh telah berhasil mengurangi angka pengangguran di Aceh berdasarkan bukti data yang ada di BPS.

“Selain itu, Dinas Keternaga Kerjaan Aceh juga telah melakukan penurunan Iuran BPJS terhadap perusahaan sampai Januari 2021, dengan hanya membayar 1% saja dari iuran Normal perbulan untuk menjamin ketenaga kerjaan,” ucapnya dalam mengalihkan dari topik pembicaraan terkait tol Sibencah.

Lanjutnya Juga, Program Perlindungan JKK dan JKM terhadap pekerja yang mengalami musibah kecelakaan dan kematian, sudah dibayar preminya oleh BPJS Tenaga Kerja kepada Keluarga Korban, termasuk Korban yang tewas di Jalan Tol Sibanceh, sudah dibayar sekitar 140 juta lebih oleh Perusahaan karna Belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami menegaskan kepada seluruh perusahaan untuk mendaftarkan pekerjanya pada BPJS Kesehatan dan BPJamsosnaker sebagai kewajiban perusahaan untuk melindungi pekerjanya,” Tegas Iskandar.

Kemudian, menurutnya pihaknya juga telah melakukan Program Pemagangan calon tenaga kerja di sejumlah perusahaan di Aceh selama 5 bulan dengan Subsidi Biaya Transport 1 Juta/bulan oleh Disnakermobduk Aceh.

“Kami juga sedang menyusun Skema Perekrutan Tenaga Kerja Pendamping TKA di Perusahaan yang Menggunakan TKA di Aceh,” Tuturnya.

Ia mengatakan Dalam waktu dekat tahun ini juga akan ada perekrutan tenaga kerja yang akan bekerja di perusahaan di PLTU 3 dan 4 Nagan Raya, serta dibidang pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara di Aceh Barat, sebagai operator alat berat dan Mekanik yang sudah memiliki Sertifikat.

“Jadi tidak benar kalau Pemerintah Aceh mengabaikan tenaga kerja di Aceh,” tutupnya. (Kausar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here