Pelatihan Pemandu Wisata Alam oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Buru

0
278

NAMLEA, Beritamerdekaonline.com – Pembukaan pelatihan pemandu wisata selam dan pelatihan manajemen homestay tahun anggaran 2020, yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Buru, yang berlangsung di Jikumerasa Beach, Selasa (27/10/2020)

Sambutan Bupati Buru  yang di bacakan oleh Sekda M,Elyas Hamid SH,MM menyampaikan, terima Kasih Kepada Dinas Pariwisata yang telah melaksanakan kegiatan pelatihan pemandu wisata  selam dan pelatihan manajemen homestay.

“Semoga Ini Menjadi Gerbang Pengembangan Wisata di Kabupaten Buru,” ucapnya.

Lanjut Sekda, bencana beruntun yang menimpa Maluku, yang diawali dengan adanya bencana gempa bumi pada 2019 silam kemudian disusul menyebarnya pandemi virus corona pada tahun 2020, berdampak sangat besar pada semua sektor pengembang kemajuan Kabupaten Buru termasuk sektor pariwisata.

“Sebagaimana kita ketahui, pariwisata merupakan salah satu pilar utama penopang Kemajuan Pembangunan kabupaten Buru. Sehingga pembangunan sektor pariwisata menjadi salah satu priioritas pembangunan selain sektor pertanian,” jelasnya.

“Membangun sektor pariwisata dimasa pandemik Covid-19, merupakan tantangan yang besar untuk kita semua, Kita Membutukan Program-Program Strategis Dari Dinas Pariwisata Serta Intervensi Leading Sektor yang terkait,” tambahnya.

Program-Program Pelatihan Dalam Meningkatkan Kapasitas Sumber Daya Manusia Pelaku Pariwisata, Salah Satu Kegiatan Strategis Yang Harus Ditingkatkan Sebagai Pendukung Percepatan Pembangunan Pariwisata di Kabupaten Buru.

Pelatihan ini penting dilakukan, Kata Sekda, sebab pemandu wisata merupakan ujung tombak industri pariwisata. ia seperti kompas yang mengarahkan para wisatawan saat melakukan wisata ke suatu tempat. pelatihan ini diharapkan memberi pemahaman utuh kepada seluruh peserta pelatihan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan aktivitas dalam pengembangan kepariwisataan, khususnya wisata selam agar menjadi aktivitas wisata yang digemari. terutama menikmati pemandangan bawah laut yang dangkal dan wisata olahraga penyelaman di Kabupaten Buru.

Selain itu, tujuan utama diadakannya pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pariwisata di kabupaten buru, baik dari sisi kompetensi dan performancenya. melalui pelatihan ini juga diharapkan, dapat memberikan pemahaman pentingnya etika dan sikap, sehingga pemandu wisata selam dan homestay mampu mengimplematasikan kompetensinya dengan dasar sikap dan etika yang baik, untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang handal dalam pengembangan kepariwisataan.

Menurut Sekda, hal ini menghasilkan tenaga terampil di bidang pemanduan wisata yaitu aktivitas wisata selam, dan homestay serta mampu menyusun program-program pemanduan wisata sederhana sesuai dinamika dan kekhasan alam, meningkatkan arus kunjungan dan lama tinggal wisatawan di kabupaten buru, dan dapat menumbuhkan sikap pro-aktif maupun perilaku positif insan pariwisata termasuk pelaku usaha dan pengurus pokdarwis serta stakeholders pariwisata lainnya.

“Dengan perwujudan nilai-nilai sapta pesona, diharapkan bermanfaat bagi pembangunan daerah maupun kesejahteraan masyarakat di bumi bupolo ini, “ ungkapnya. (Forbes)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here