Krisis Narasumber Sudinpora dan Kodim 0502 Jakarta Utara, Kebhinekaan Kalah dengan ‘Hari Libur’

0
159
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jakarta Utara.

Jakarta Utara, Beritamerdekaonline.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jakarta Utara menggelar evaluasi kegiatan Program Bidik Jitu Kader tahap kedua yang bertemakan “Kupas Tuntas Wilayah” di sekretariat PMII Jakarta Utara jalan F Gang i No. 7a RT/RW 08/02 Rawa Badak Utara.

Pada momen evaluasi tersebut, pendiri PMII Jakarta Utara Wahyuono menyesalkan Ketidakhadiran kedua narasumber dari Suku Dinas Pemuda dan Olahraga (Sudinpora) Jakarta Utara dan Kodim 0502 Jakarta Utara. Kegiatan Bidik Jitu Kader memiliki tujuan yang sangat substansi, melihat sisa-sisa pilkada dan pemilu 2019 yang lalu menyisakan situasi yang tidak baik. PMII selaku organisasi yang konsen mencetak kader intelektual perlu memberikan pembekalan dan pematangan tentang 4 pilar.

“Tau sendiri hari ini gesekan sangat tinggi, amat rentan terjadinya gesekan. Bicara tentang  kebhinekaan perlu diperkuat dalam pertahanan dan keamanan. Padahal pemerintah tau belum lama banyak kegiatan unjuk rasa, jadi jangan dibiasakan situasi memanas baru pemerintah turun tangan, mahasiswa itu pemuda jadi jangan sampai salah arah. Kalau materi kebhinekaan dalam perspektif NKRI di isi oleh orang yang tidak tepat akan berbahaya” ujarnya.

Lebih lanjut, wahyuono merasa sangat kecewa karena kegiatan “Kupas Tuntas Wilayah” tidak mendapat dukungan dari pihak Sudinpora Jakarta Utara dan Kodim 0502 Jakarta Utara serta tidak adanya pelimpahan wewenang untuk menghadiri kegiatan. “Saya sangat menyayangkan, ketidakhadiran pihak Sudinpora Jakarta Utara  dan Kodim 0502 Jakarta Utara sebagai narasumber pada kegiatan Kupas Tuntas Wilayah dengan alasan Covid-19, alasan itu bisa dimaklumi, tetapi apa disatu institusi tersebut tidak ada satupun yang bisa mewakili berarti Pemerintah dan TNI krisis narasumber. Seumpama ada narasumber dari pemerintah yang ragu apalagi baru konfirmasi dimenit akhir kegiatan, langsung dikritisi saja sampai tingkat Gubernur atau Wakil Gubernur. Kegiatan yang dilakukan oleh PMII Jakarta Utara sudah benar dengan meminta narasumber yang sesuai dengan kewilayahannya.” tegasnya.

Wahyuono menambahkan kegiatan pembangunan dan pengembangan kualitas kader PMII harus tetap berjalan dan tetap memperhatikan protokol kesehatan. “Perlu diketahui, meskipun di masa pandemi covid-19 kegiatan-kegiatan yang membangun dan mengembangkan potensi kader PMII harus tetap berjalan. Kegiatan Kupas Tuntas Wilayah yang diinisiasikan PMII Jakarta Utara pada tanggal 28 November 2020 di Pondok Pesantren Al-Miftahiyah Jakarta Utara sudah sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku seperti cek suhu, penggunaan masker, penyediaan handsanitizer, penyediaan face shield dan pembatasan peserta dengan jumlah 25 peserta dan untuk kegiatan Terap Jitu yang berikutnya agar lebih giat dan tepat sasaran,” tutupnya. (Tunggul Saka Adiddya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here