Diduga Lakukan Pelecehan Seks, JS Dilaporkan Ke Komnas Perempuan

0
1679
Foto: Illustrasi(Istimewa)

Jakarta, Beritamerdekaonline.com – Merasa dilecehkan perempuan sebagai Sekjen partai Emas, Rienike Delira Cahyadi melaporkan dugaan pelecehan seks, yaitu seorang kader partai Emas Inisial JS ke Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) Jumat tadi (11/12/2020) di Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat.

Pengaduan / Laporan tersebut disampaikan Rienike DC di Komnas Perempuan dalam bentuk lisan dan tulisan yang dibuktikan dengan Tanda Terima tertanggal 11 / 12 / 2020 dari Rienike Delira Cahyadi tertuju Komnas Perempuan tentang Pengaduan / Laporan Pelecehan.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Rienike DC dalam Acara Jumpa Pers Jumat (11/12/2020) di Komnas Perempuan bahwa tindakan Jestro S adalah tindakan pelecehan yang sangat biadab yang tidak bermoral karena telah mengajak untuk melakukan berhubungan badan melalui Whatsapp (Chat dan Voice Notes).diluar peraturan hukum yang berlaku yaitu hukum negara, hukum agama yang dianut dan hukum adat budaya orang timur.

Selain itu JS juga telah melakukan pelecehan tersebut secara bertubi tubi kepada Rieni DC dengan iming iming uang jajan dan pekerjaan di Partai EMAS..

“Saya diajak ketemuan oleh JS tapi dia ngajak saya ketemuan dihotel, saya tidak mau ketemuan di hotel karena kalau sebatas ketemuan saya rasa tidak perlu di hotel tapi di restoran sudah cukup dan lebih baik. Rupanya dia tetap mengarahkan saya ke Hotel karena menurut JS tersebut di hotel bisa sambil pijit pijit dan dia berharap untuk langsung ke lobang,” ungkap Rieni lugas.

Menurutnya, JS terus merayunya sampai akhirnya JS mentransfer dana ke rekening Rienike sejumlah 300. 000 rupiah.

“Saya biarkan JS transfer dana tersebut ke rekening saya sebenarnya bukan berarti saya menerima keinginan JS dan menginginkan dana tersebut. Akan tetapi saya ingin tahu apakah dana yang ditransfer tersebut benar benar merupakan dana pemberian saja secara cuma cuma atau uang imbal jasa dengan harapan saya bisa berhubungan badan dengan dia, ternyata dana tersebut bukan dana pemberian saja tetapi dana imbal jasa, ini terbukti karena saat saya tidak mau dengan alasan ketiduran dia langsung ponis saya bahwa saya adalah sebagai penipu” tutur Rienike DC..

“Karena saya tidak butuh dengan dana tersebut dan tidak mau melayani hasrat JS maka dana sejumlah tiga ratus ribu rupiah tersebut saya kembalikan ke JS tanpa potongan serupiah pun,” ungkap Rieni.

Dengan kejadian ini Rieni berharap agar Komnas Perempuan agar memberikan perlindungan hukum dan haknya sebagai seorang perempuan.
“Saya sebagai warga negara dapat dihargai dan dihormati dalam menjalankan aktifitas saya sebagai fungsionariis partai yaitu jaminan rasa aman,” katanya.

Dia juga memohon agar Komnas Perempuan mengingatkan kepada kader partai di Indonesia agar menjunjung moral dan bukan merusak generasi anak bangsa ke depan. Dia juga memastikan jika tidak ada tanggapan dari pelaku, perempyan ini akan melaporkan ke Polda Metro Jaya, senin depan (14/12/2020). (ams)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here