Proyek Senilai 6 M di Agara Tak Kunjung Selesai, Kini Akhirnya Ambruk

0
1766

Kutacane,Beritamerdekaonline.com- Proyek Oprit dinding jembatan pantai dona penghubung tiga kecamatan di Aceh Tenggara (Agara), ambruk sebelum pekerjaan diselesaikan oleh pihak rekanan, ambruknya diduga akibat perencanaan yang tidak matang. 

Salah satu warga Ngkeran II Kecamatan Semadam, M Tamin mengatakan oprit jembatan itu ambruk sekitar pukul 22.00 tadi malam, pada Selasa 29/12/2020.

“Oprit dinding jembatan ambruk diperkirakan kurang matangnya perencanaan yang di rencanakan oleh Dinas PUPR Agara,” katanya. 

Menurutnya, kurang matangnya perencanaan terlihat dari pekerjaan yang sudah habis masa kontrak, namun belum juga diselesaikan. 

Masa kontrak berakhir, kata dia, dilihat dari papan proyek jatuh pada 21 Desember 2020, tetapi pekerjaan itu terus dilaksanakan oleh pihak rekanan, kuat dugaan Dinas PUPR dan rekanan ada permainan.

Lanjutnya, sangat disayangkan Oprit dinding jembatan itu ambruk sebelum hasil pekerjaan dinikmati oleh warga, diperkirakan perencanaan bangunan fisik tersebut tidak memperhatikan kultur tanah yang mudah tergerus oleh air. 

Semestinya, sebelum pekerjaan Oprit dinding jembatan tersebut, pihak PUPR terlebih dahulu menyatukan jalan arus air yang ada dihulu jembatan itu. 

“Ini hanya membuat tebingan dengan timbunan galian C yang kurang lebih seukuran berkisar 3 s/d 4 meter saja,” katanya. 

Sedangkan, kata dia, diketahui debit arus kali alas sangat tajam jika dimusim penghujan tiba, dari yang biasa debit air itu bisa diseberangi, namun jika musim penghujan debit air itu tidak bisa diseberangi oleh warga yang bisa menyeberangi kali tersebut. 

“Coba kalau sebelum pekerjaan Oprit dinding jembatan itu dilaksanakan terlebih dahulu membangun tembok penahanan dengan pondasi yang memadai hingga dasar tanah liat, tentu akan lebih berkwalitas,” katanya. 

Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Agara Bakri, saat dikonfirmasi melalui via seluler pada Selasa 29/12/2020, namun tak menjawab, dan Chating melalui WhatsApp juga tak membalas hingga berita ini diunggah Beritamerdeka.com belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak Dinas terkait. 

Untuk diketahui, proyek Oprit dinding Jembatan penghubung Kecamatan Semadam Pantai Dona dikerjakan oleh PT.Arif Pratama Konstruksi, dengan nilai kontrak Rp5,99 miliar lebih. (Basri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here