Peduli Nasib Atlet, Pemprov Bengkulu Ucapkan Terima kasih kepada Perusahaan Mitra Puding Mas

0
1473
Wakil Gubernur Dedy Ermansyah, SE.

Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Sejatinya olahragawan tak ada bedanya dengan seorang pahlawan. Kegigihan dan semangatnya mampu membawa nama harum daerah dan bangsa. Namun, banyak mantan atlet berprestasi yang dulu selalu dipuja, sekarang kondisi hidupannya memprihatinkan.

Maka dari itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu (Pemprov) mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Manajemen Perusahaan Sawit PT. Mitra Puding Mas sudah ikut peduli terhadap mantan-mantan atlet Bengkulu yang telah berprestasi di tingkat Nasional maupun Internasional yang saat ini hidup di bawah garis kemiskinan.

“Kita ingin, para Mantan Atlet berprestasi mendapatkan penghargaan yang layak setelah mereka berjuang mengharumkan nama daerah,” ujar Wakil Gubernur Dedy Ermansyah, SE.

Lebih lanjut, Wagub menjelaskan sudah terjalin komunikasi yang baik bersama PT. Mitra Puding Mas Ipuh yang merupakan Perusahaan kebun sawit terbesar di Provinsi Bengkulu di bawah Manajemen PT. Anglo Eatern Plantation Management Indonesia di Medan, terkait bagaimana mekanisme sistem yang akan dilakukan untuk membantu kehidupan para mantan atlet.

“Kemarin sudah ada kesepakatan dengan PT. Mitra Puding Mas, dalam waktu dekat ini kita akan MoU terkait pengelolaan bersama kebun sawit dengan sistem bagi hasil. Terimakasih kepada bapak Ronald sebagai pimpinan, yang telah peduli akan nasib para pahlawan olahraga kita. Semoga proses ini dapat berjalan lancar,” kata Dedy.

Menurutnya, salah satu contoh yaitu Suratun mantan atlet atletik Bengkulu yang pernah dipanggil Pelatnas Sea Games di Jakarta. Yang sekarang kehidupannya cukup memperihatinkan, dimana ia saat ini masih berstatus honorer dan menghidupi 3 orang anak.

Kemudian, ada Alfian mantan atlet jalan cepat yang saat ini masih menyandang prestasi sebagai pemegang rekor Yunior Nasional. Saat ini berprofesi sebagai penjual mie, ada juga mantan atlit Disabilitas yang sudah berprestasi Nasional dan masih banyak lagi atlet yang kehidupannya susah.

“Banyak mantan atlet kita yang ekonominya masih jauh dari layak, untuk itu semoga langkah ini dapat meringankan beban mereka (mantan atlet),” pungkasnya. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here