Bantah Atas Pemberitaan Pekerjaan Sekolah Negri Ladang Bisik Kecamatan Kota Baharu

Foto dok Gunawan, S (BMonline)

Aceh singkil, Beritamerdekaonline.com- Peroyek pekerjaan ruang kegiatan Baru (RKB) yang terletak di desa ladang bisik kecamatan kota baharu kabupaten aceh singkil. awak media BMol mengkomfirmasi salah seorang yang merasa dirugikan jati dirinya atau pencemaran nama baiknya atas nama, H. ketek di singkil selasa, tanggal 2/2/2021, mengatakan

“Saya sangat Kecewa atas pemberitaan yang dilangsir oleh salah satu media Siber mengatakan, proyek yang saya kerjakan milik bupati aceh singkil, hal ini saya selaku atas nama H. ketek merasa bekeberatan dan merasa nama baik saya telah di cemarkan”

Adapun pekerjaan ruang kelas baru (RKB) adalah Hasil mengikuti tender pada tahum 2020. Anehnya, saya tidak pernah mengatakan bahwa RKB yang saya kerjakan adalah milik bupati H.ketek. ia menambahkan memang ada salah seorang oknum wartawan berinisial ML pernah menghubungi saya pada waktu itu kebetulan waktu itu saya diperjalanan menuju medan. saya di telfon.

Lalu Saya menjawab, “nanti setelah saya pulang dari medan ketemu kita. Kalaupun ada yang harus disampaikan boleh-noleh saja” begitu jawaban saya kepada oknum wartawan. pak Haji kita rapat dulu karna kami banyak ada sekitar 8 orang. kata-kata kami banyak, lalu saya terkejud mendengarnya fia telfon ada apa mengajak saya rapat begitulah dalam pikiran saya, kan aneh wartawan mengajak saya rapat?.

Jadi saya menjawab sebenarnya rapat apa? saya jawab, saya diperjalanan, dia menyebutkan tolong berikan uang pada kami sebanyak 10.000.000 kan sudah saya katakan kami banyak katanya (ML kk) kepada saya. Seharusnya (ML KK), ini mengerti tentang aturan proyek yang kami kerjakan.

Sekarang pekerjaan saya, masih dalam pemeliharaan, kalaupun ada yang kurang beres bisa kami perbaiki. Makanya dari pagu proyek pekerjaan masih ada dana kami 10 persen lagi sebagai jaminan pemeliharaan mana tau ada yang salah hasil pemeriksaan oleh PPTK dari dinas pendidikan itulah disebut dana pemeliharaan tidak boleh ditarik mana tau masih ada yang harus di perbaiki berdasarkan hasil pemeriksaan PPTK dinas pendidikan aceh singkil terkait.

Yang saya sangat bekeberatan, dilangsir oleh media NN, mengatakan proyek yang saya kerjakan adalah milik bupati, sedangkan oknum media ini tidak pernah mengkomfirmasi secara langsung. “jadi atas pemberitaan yang di terbitkan oleh seseorang oknum wartawan yang tanpa kompirmasi pada saya” jelas jelas melanggar kode etik jurnalistik (KEJ) selaku jurnalis. saya bekeberatan saya mengharapkan kepada penegak Hukum agar dapat mengusud atas pencemaran nama baik saya.

Perbuatan ini jelas mempitnah saya dalam UU ITE menyebar berita Hoaks tanpa kompfirmasi dengan saya. kerna pada waktu itu saya berada di medan, selasa tgl.2/2/2021) awak media beritamerdekaonline.com mengomfirmasi kepala Dinas pendidikan pak Kairullah mengatakan, ‘selaku kepala dinas akan memanggil kontraktornya dimana pekerjaan tersebut masih ada tanggung jawab perusahaan jadi dalam waktu singkat diperbaiki kembali oleh kontraktornya selagi dana pemeliharaan masih ada sesuai ketentuan” katanya pak Kairullah.

H. ketek menambahkan berita dilangsir oleh (ML kk)Sangat menyakitkan, apalagi membawa bawa atas nama bupati, dan saya tidak pernah di kompirmasi, langsung di terbitakan. Maka saya harapkan kepada Penegak Hukum dapat memproses sesuai peraturan pencemaran nama baik saya. Jelas, saya merasa berkeberatan atas pemberitaan yang di langsir secara sepihak bersipat Hoaks

Pada hari ini tgl, (02/2/2021) saya langsung menghadap sama pak bupati juga kepala dinas pendidikan menjelaskan atas terbitnya berita bohong dan menpitnah saya maka saya jelaskan semua apa isi berita bohong itu. Terkait Pemintaannya Rp. 10.000.000,- tidak saya penuhi sehingga berita di terbitkan katanya pak H.ketek.

(Gunawan s)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics